Rupiah Hari Ini Berpeluang Lanjutkan Penguatan
Rabu, 11 Januari 2017 - 08:46 WIB
Rupiah Hari Ini Berpeluang Lanjutkan Penguatan
A
A
A
JAKARTA - Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada memperkirakan peluang rupiah untuk melanjutkan penguatan terhadap USD masih terbuka lebar pada hari ini. Meski demikian, rupiah masih bisa terganggu potensi kenaikan tersebut.
"Terutama jika rupiah menanggapi negatif atas penilaian Bank Indonesia (BI) yang memperkirakan konsumsi rumah tangga sepanjang kuartal IV/2016 tumbuh melambat. Berdasarkan perkiraan pertumbuhan Indeks Penjualan Riil (IPR) kuartal IV/2016 diperkirakan sebesar 9,5%," kata dia di Jakarta, Rabu (11/1/2017).
Sementara, pergerakan USD masih terlihat labil jelang pidato Presiden AS terpilih Donal Trump, sehingga dapat juga berpeluang berbalik menguat. Namun, perlu untuk tetap mencermati berbagai sentimen yang berpotensi menghambat kenaikan lanjutan dari USD.
"Diperkirakan rupiah akan bergerak dengan kisaran support Rp13.400/USD dan resisten pada level Rp13.280/USD," imbuhnya.
Reza sebelumnya menyampaikan bahwa laju rupiah terdapat peluang kembali melanjutkan pelemahannya terutama dengan adanya imbas pelemahan sejumlah harga komoditas yang dapat memberikan kesempatan pada rupiah untuk bergerak menguat.
Namun demikian, diharapkan jika terjadi pelemahan maka dapat lebih terbatas di mana faktor kenaikan nilai cadangan devisa dapat menahan sentimen-sentimen negatif tersebut.
Pergerakan rupiah kemarin mampu mengalami kenaikan dengan memanfaatkan penguatan Yen terhadap laju USD. Pelemahan pada USD seiring sikap wait and see pelaku pasar jelang pidato Donald Trump sebelum dilantik.
"Terutama jika rupiah menanggapi negatif atas penilaian Bank Indonesia (BI) yang memperkirakan konsumsi rumah tangga sepanjang kuartal IV/2016 tumbuh melambat. Berdasarkan perkiraan pertumbuhan Indeks Penjualan Riil (IPR) kuartal IV/2016 diperkirakan sebesar 9,5%," kata dia di Jakarta, Rabu (11/1/2017).
Sementara, pergerakan USD masih terlihat labil jelang pidato Presiden AS terpilih Donal Trump, sehingga dapat juga berpeluang berbalik menguat. Namun, perlu untuk tetap mencermati berbagai sentimen yang berpotensi menghambat kenaikan lanjutan dari USD.
"Diperkirakan rupiah akan bergerak dengan kisaran support Rp13.400/USD dan resisten pada level Rp13.280/USD," imbuhnya.
Reza sebelumnya menyampaikan bahwa laju rupiah terdapat peluang kembali melanjutkan pelemahannya terutama dengan adanya imbas pelemahan sejumlah harga komoditas yang dapat memberikan kesempatan pada rupiah untuk bergerak menguat.
Namun demikian, diharapkan jika terjadi pelemahan maka dapat lebih terbatas di mana faktor kenaikan nilai cadangan devisa dapat menahan sentimen-sentimen negatif tersebut.
Pergerakan rupiah kemarin mampu mengalami kenaikan dengan memanfaatkan penguatan Yen terhadap laju USD. Pelemahan pada USD seiring sikap wait and see pelaku pasar jelang pidato Donald Trump sebelum dilantik.
(izz)