Bank Dunia Ramal Ekonomi Dunia Tumbuh 2,7% di 2017

Rabu, 11 Januari 2017 - 15:49 WIB
Bank Dunia Ramal Ekonomi...
Bank Dunia Ramal Ekonomi Dunia Tumbuh 2,7% di 2017
A A A
WASHINGTON - Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi global sepanjang 2017 akan naik dibandingkan tahun lalu ketika ada sinyal perbaikan secara moderat. Berdasarkan laporan ekonomi terbaru Bank Dunia, ekonomi global diprediksi tumbuh 2,7% atau baik dari tahun lalu 2,3%.

Seperti dilansir BBC, Rabu (11/1/2017) bank dunia mengatakan, ada sedikit penguatan ini didorong terutama oleh peningkatan pasar di negara berkembang dan negara emerging markets. Meski begitu akan ada potensi peningkatan seiring ketidakpastian setelah pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) yang dimenangkan oleh Donald Trump.
Bank Dunia memperkirakan bakal ada kebangkitan ekonomi global setelah terdampak krisis keuangan yang masih menghantam beberapa negara dalam beberapa tahun terakhir. Angka pertumbuhan tahun lalu digambarkan sebagai pemulihan pasca krisis yang tidak terlalu besar dengan tingkat investasi dan lanjutan pelemahan perdagangan secara global.

Di sisi lain pertumbuhan ekonomi pada 2018 diramalkan berada pada level 2,9%. Pemberi pinjaman berbasis di Washington itu mengaitkan sedikit percepatan dalam pertumbuhan dengan perbaikan di negara-negara ekonomi tumbuh dan negara-negara berkembang, karena mereka diharapkan melihat berkurangnya headwinds (situasi yang membuat pertumbuhan lebih sulit), terutama menguatnya harga-harga komoditas.

Untuk negara emerging market dan negara berkembang, masih akan dibayangi kenaikan suku bunga AS dan penguatan mata uang dolar Amerika Serikat (USD) untuk membuat kondisi pengetatan pembiayaan yang berarti kredit yang lebih mahal atau lebih sulit untuk mendapatkannya. Namun bank dunia masih berharap pertumbuhan negera berkembang akan mengalami percepatan ketika harga komditas lebih tinggi seperti minyak dan logam yang mayoritas di ekspor.

Negara-negara ekonomi berkembang diprediksi tumbuh 4,2% pada 2017 dan 4,6% pada 2018, meningkat dari 3,4% pada 2016. Ekonomi negara-negara tersebut diperkirakan memberikan kontribusi 1,6% terhadap pertumbuhan global pada 2017, atau sekitar 60% dari pertumbuhan global untuk pertama kalinya sejak 2013.

Bank Dunia mempertahankan proyeksinya untuk pertumbuhan ekonomi China tidak berubah, dengan pertumbuhan 2017 sebesar 6,5 persen dan untuk 2018 sebesar 6,3 persen. Ekonom bank dunia juga memprediksi terjadi perlambatan pada dua negera besar yakni Brasil dan Rusia. Sedangkan China diperkirakan tidak berubah, dengan pertumbuhan 2017 sebesar 6,5% dan untuk 2018 sebesar 6,3%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramalan Bank Dunia:...
Ramalan Bank Dunia: Ekonomi Global Memasuki Dekade Terburuk sejak Tahun 1960-an
Ramalan Bank Dunia Ungkap...
Ramalan Bank Dunia Ungkap Ekonomi Global Masih Suram di 2024
Bank Dunia Proyeksi...
Bank Dunia Proyeksi Ekonomi 2020 Minus
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
5 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
6 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
6 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
7 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
7 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved