IHSG Diprediksi Masih Tertekan di Kisaran Level 5.244-5.350

Jum'at, 13 Januari 2017 - 08:39 WIB
IHSG Diprediksi Masih...
IHSG Diprediksi Masih Tertekan di Kisaran Level 5.244-5.350
A A A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan tertekan di akhir pekan dengan range pergerakan 5.244-5.350. Analis Reliance Securities Lanjar Nafi lebih lanjut menerangkan tren pergerakan nagatif dari IHSG terus terbentuk secara teknikal.

(Baca Juga: IHSG Akhir Pekan Dibayangi Fluktuasi Harga Komoditas)

Dia menambahkan pada perdagangan terakhir IHSG mengkonfirmasi break out MA7 dan Indikator stochastic yang terus melebar bearish menuju area jenuh jual. "Sehingga diperkirakan IHSG masih tertekan pada perdagangan akhir pekan," terang Lanjar di Jakarta, Jumat (13/1/2017).

Menurutnya sentimen di akhir pekan ini akan banyak datang dari China dimana data yang akan rilis di antaranya Neraca perdagangan, Komposisi eksport dan import, FDI dan tingkat pinjaman baru. "Terdapat support pergerakan rata-rata harian 25 dan 50 yang akan diuji IHSG selanjutnya," paparnya.

Sementara pada perdagangan kemarin, Lanjar mengatakan mayoritas bursa di Asia tertekan kekecewaan setelah konferensi pers Donald Trump yang hanya memberi sedikit rincian kebijakan membuat investor lebih bersantai pada sesi perdagangan kemarin. USD merosot terhadap sebagian besar mata uang utama dan Treasury 10 tahunan menyentuh level terendah sejak bulan November.

Di sisi lain Yen menguat 1.1% mengirim ekutias di Jepang ke zona negatif pada perdagangan hari ini. Harga minyak yang berfluktuatif pasca rilis data persediaan minyak di AS juga menjadi salah satu trigger pelemahan bursa di Asia. "IHSG pun ditutup kembali melemah tipis -8.49 poin sebesar -0.16% dilevel 5292.75 dengan volume yang relatif moderate meskipun selama perdagangan IHSG cenderung menguat dizona positif pasca IDR menguat 0.29% dari USD sejak awal sesi perdagangan," ungkap dia.

Pada perdagangan kemarin sektor aneka industri kembali menjadi penekan IHSG dengan melemah 1.09% sedangkan penguatan sektor properti sebesar 0.67% tidak mampu menahan aksi jual investor di akhir sesi perdagangan. Sehingga investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih sebesar Rp155.72 miliar pada perdagangan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kenaikan IHSG Jangka...
Kenaikan IHSG Jangka Pendek, Berpotensi Bergerak di Kisaran 5.944-6.202
Borong 5 Saham Ini di...
Borong 5 Saham Ini di Tengah Tren Menghijau IHSG
7 Saham Ini Bisa Jadi...
7 Saham Ini Bisa Jadi Pilihan di Tengah Tren Penguatan IHSG
Kenaikan Jangka Pendek...
Kenaikan Jangka Pendek IHSG Masih Terbuka, Bergerak Menuju 6.123
7 Saham Ini Direkomendasikan...
7 Saham Ini Direkomendasikan Saat IHSG Berpeluang Lanjutkan Tren Menghijau
Pola Gerak IHSG Berpotensi...
Pola Gerak IHSG Berpotensi di Kisaran 5.944 hingga 6.202
Berita Terkini
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
20 menit yang lalu
Sucofindo Dukung Inisiatif...
Sucofindo Dukung Inisiatif ABPEDNAS melalui Program Srikandi Jaga Desa
52 menit yang lalu
Heboh PHK Massal, Said...
Heboh PHK Massal, Said Iqbal Bakal Temui Manajemen Tokopedia dan TikTok
2 jam yang lalu
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Customer Experience, Jasa Marga Gelar Expert Sharing Session
2 jam yang lalu
Modernland Realty Hadirkan...
Modernland Realty Hadirkan Neo Pasadena, Hunian Eksklusif Mulai Rp1,2 Miliaran
2 jam yang lalu
Menjaga Pertumbuhan,...
Menjaga Pertumbuhan, Ratusan Brand Andalkan Efisiensi Material Kemasan
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved