JP Morgan Sempat Turunkan Rating RI karena Ikuti Keinginan AS

Selasa, 17 Januari 2017 - 12:24 WIB
JP Morgan Sempat Turunkan...
JP Morgan Sempat Turunkan Rating RI karena Ikuti Keinginan AS
A A A
JAKARTA - JP Morgan Chase Bank NA yang sempat menurunkan rating Indonesia dari overweight ke underweight (rendah) disebut karena mengikuti keinginan pasar Amerika Serikat (AS). Namun, saat ini sudah kembali naik ke peringkat netral.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan, Indonesia sudah sangat transparan tapi ada keinginan lain dari JP Morgan. Bank asal AS ini dinilai terdesak mengikuti kemauan pasar di Negeri Paman Sam.

"Indonesia sangat transparan, kondisi kita di mana tapi keinginan mereka menerima keinginan reaksi pasar di AS. Anda akan lihat reaksi tersebut bulan pertama (2017) optimistis, sebelumnya kecemasan lebih kuat," ujarnya di Jakarta, Selasa (17/1/2017).

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia ini menjelaskan, JP Morgan tidak bisa terlalu lama karena faktor Presiden Donald Trump. Sehingga, rating Indonesia kembali dinaikkan pekan ini.

"Di bulan pertama Anda alami permasalahan, indeks (rating) alami perbaikan. Mereka cemas apa yang akan terjadi dekat ini dengan inagurasi Trump," kata Sri.

Menurutnya, Indonesia tidak boleh dipengaruhi reaksi pasar yang bergantung pada informasi dari pihak tertentu. Paling penting, bagaimana melihat situasi sebenarnya terkait perekonomian nasional.

"Reaksi dan sentimen pasar berbeda, kita enggak boleh dipengaruhi reaksi pasar. Kita lihat gejala apa yang paling mendasar, itu yang kita lakukan di Indonesia mengingat ekonomi global di AS, di dunia, AS negara terbesar dan akan sangat pengaruhi hubungan politik dan ekonomi," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
8 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
8 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
8 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
9 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
9 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
9 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved