Lahan Terbatas, Pemerintah Tidak Berani Patok Target Pertanian

Rabu, 18 Januari 2017 - 02:11 WIB
Lahan Terbatas, Pemerintah...
Lahan Terbatas, Pemerintah Tidak Berani Patok Target Pertanian
A A A
YOGYAKARTA - Terbatasnya lahan pertanian di Yogyakarta membuat Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tidak berani mematok tinggi hasil panen petani, terutama padi. Terlebih mereka juga dibebani harus menaikkan panen komoditas lain di luar padi.

Kepala Dinas Pertanian Yogyakarta, Sasongko mengungkapkan, tahun 2016 kemarin, mereka berhasil menggapai target panen padi yang ditetapkan sebelumnya. Target 920.000 ton gabah kering giling berhasil dilampaui, bahkan ada surplus.

Karena surplus tersebut, Yogyakarta juga telah memasok kebutuhan beras di daerah lain melalui Badan Urusan Logistik (Bulog) yang memiliki tugas distribusi beras. "Kami sangat terbantu memasok daerah lain dengan keberadaan Bulog," tuturnya, Selasa (17/1/2017).

Sasongko menyebutkan, tahun ini sebenarnya ada peningkatan target panen untuk padi. Hanya saja, pihaknya tidak mematok kenaikan target yang tinggi. Sebab, mereka juga harus memikirkan target kenaikan komoditas lain seperti cabai ataupun jagung. Dua komoditas tersebut harus naik untuk memenuhi kebutuhan konsumen serta memenuhi swasembada.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Baru Menjabat, Dirut...
Baru Menjabat, Dirut Bulog Langsung Temui Menteri Pertanian Amran Sulaiman
Perum Bulog Terima Kunjungan...
Perum Bulog Terima Kunjungan Menteri Pertanian dan Keterjaminan Makanan Malaysia
Menteri Pertanian RI...
Menteri Pertanian RI Menguji Hasil Penelitian S3 Dirut BULOG di Program SIL UI
Bulog Diusulkan Jadi...
Bulog Diusulkan Jadi Operator Badan Pangan Nasional
Apresiasi Prabowo untuk...
Apresiasi Prabowo untuk Tim Pertanian Hebat, Mentan dan Wamentan Mendapat Pujian
Dirumorkan jadi Menteri...
Dirumorkan jadi Menteri Pertanian, Dirut Bulog: Saya Fokus Masalah Pangan
Berita Terkini
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
3 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
13 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
50 menit yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
1 jam yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
1 jam yang lalu
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved