Brexit Disebut Bakal Merusak Inggris dan Uni Eropa

Jum'at, 20 Januari 2017 - 11:34 WIB
Brexit Disebut Bakal...
Brexit Disebut Bakal Merusak Inggris dan Uni Eropa
A A A
BRUSSELS - Keputusan Brexit menurut Komisaris Uni Eropa dan Mantan Menteri Ekonomi Perancis Pierre Moscovici tidak mempunyai efek positif baik untuk Inggris ataupun Uni Eropa (UE). Menurutnya pertumbuhan di Inggris akan lebih rendah akibat dari keputusan meninggalkan keanggotaan Uni Eropa (UE).

"Anda tidak bisa mendapatkan semua keuntungan dari para anggota klub (UE) ketika Anda sudah keluar dari sana. Saya berpikir bahwa teman-teman kita di Inggris yang pernah masuk dalam klub, bakal mengerti akan hal itu," ucap Komisaris Uni Eropa untuk urusan keuangan dan ekonomi seperti dilansir BBC, Jumat (20/1/2017).

Berbicara pada Forum Economi Dunia di Davos, ketika Perdana Menteri Inggris Theresa May akan menjadi pembicara setelahnya. Moscovici menegaskan akan mendukung integrasi yang lebih besar dalam Uni Eropa. "Saya yakin bahwa itu (Brexit) bukanlah teladan untuk diikuti, karena tidak ada efek positif baik untuk kita maupun Inggris," terang dia.

Meski begitu Moscovici menekankan bahwa perpecahan akan merusakan semuanya, untuk memberikan respons dari keluarnya Inggris dari UE. "Karena kita dan kita harus tetap menjadi mitra kuat. Untuk kami, Anda juga harus memahami bahwa ini (Brexit) juga menjadi sebuah luka," sambungnya.

Sebelumnya Kepala Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde, mengatakan ada kemungkinan dampak lanjutan untuk Inggris setelah Brexit dan kini mulai membuka negosiasi. Sementara Moscovici menegaskan pandangan bahwa Brexit berarti semuanya tidak akan lagi sama seperti kita masih di dalamnya. "Kita perlu menemukan kembali hubungan jenis seperti apa yang diharapkan untuk menciptakan keseimbangan dan positif," tegas dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menanti Gebrakan Ekonomi...
Menanti Gebrakan Ekonomi PM Inggris Rishi Sunak
Keuangan Inggris Terburuk...
Keuangan Inggris Terburuk Sejak 1945, Menkeu Baru Rachel Reeves Salahkan Pendahulunya
Ekonomi Inggris di Ambang...
Ekonomi Inggris di Ambang Kolaps, Krisis 1976 Bakal Terulang?
Inggris Masih Resesi,...
Inggris Masih Resesi, Ekonominya Minus 9,6 Persen pada Kuartal III
5 Fakta Resesi Ekonomi...
5 Fakta Resesi Ekonomi Inggris dan Apa Saja Dampaknya
Ekonomi Inggris Jatuh...
Ekonomi Inggris Jatuh ke Dalam Resesi pada Akhir 2023
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved