Proteksi Pasar Bebas, Kesamaan HT dan Trump

Sabtu, 21 Januari 2017 - 00:15 WIB
Proteksi Pasar Bebas,...
Proteksi Pasar Bebas, Kesamaan HT dan Trump
A A A
JAKARTA - Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald John Trump melakukan proteksi pasar Amerika Serikat dari globalisasi merupakan visi kebangsaan yang juga telah lama didengungkan Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo (HT).

“Amerika saja yang sudah kuat masih melakukan proteksi, Indonesia harusnya bisa seperti itu. Ekonomi kita harusnya jangan terlalu terbuka terhadap pasar global,” tutur Pengamat Psikologi Politik Dewi Haroen saat dihubungi di Jakarta, Jumat (20/1/2017).

Menurutnya, Indonesia jangan memberikan keuntungan yang terlalu besar kepada negara lain. Selama ini Indonesia melakukan impor untuk produk yang dimiliki oleh bangsanya sendiri. Dia mencontohkan, cabai, kedelai, beras, cangkul, hingga tenaga kerja. Padahal bisa dihasilkan sendiri oleh masyarakat Indonesia.

“Trump memberikan contoh bahwa ketika negara melakukan proteksi terhadap produk sendiri, bukan hal yang salah untuk dilakukan,” katanya.

Dewi berpandangan Amerika Serikat akan mendukung Indonesia jika ingin mengikuti langkahnya dalam memberikan proteksi. “Presiden Amerika Serikat ke-45 dengan Hary Tanoesoedibjo mempunyai hubungan yang baik sehingga memberikan keuntungan untuk kedua negara,” terangnya.

Dewi menilai masyarakat dan pemerintah Indonesia untuk tidak terpengaruh dengan isu-isu negatif mengenai kebijakan dari Trump. Selama ini, China, Korea Selatan, Jepang, dan lainnya menjadi negara yang aktif melakukan kegiatan ekspor ke negeri Paman Sam tersebut.

“Saya rasa jangan selalu melihat hal dan suara-suara yang negatif dari Trump. Tetapi lihat juga dari sisi positifnya untuk melindungi rakyatnya sendiri,” pungkas Dewi.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hary Tanoesoedibjo Berdiskusi...
Hary Tanoesoedibjo Berdiskusi dengan Donald Trump
Kutip Abraham Lincoln...
Kutip Abraham Lincoln hingga Donald Trump, HT: Kegagalan Bikin Semakin Kuat
HT Tegaskan Sulsel dan...
HT Tegaskan Sulsel dan Sumut Harus Jadi Lumbung Suara Partai Perindo
Apresiasi Natal Nasional...
Apresiasi Natal Nasional 2023 di Surabaya Sukses, HT: Ramai Sekali
Hangatnya Kebersamaan...
Hangatnya Kebersamaan Liliana Tanoesoedibjo dengan Keluarga Besar Trump
Hary Tanoesoedibjo Posting...
Hary Tanoesoedibjo Posting Vlog Bersama Donald Trump, Warganet Sebut Maju Indonesiaku
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved