Dibantu Alfamart Kaki Palsu, Nursoleh Bertekad Lanjutkan Mimpi
Minggu, 22 Januari 2017 - 18:33 WIB
Dibantu Alfamart Kaki Palsu, Nursoleh Bertekad Lanjutkan Mimpi
A
A
A
JAKARTA - Perlahan-lahan Nursoleh menjejakkan kaki sebelah kanannya ke tanah agar bisa berjalan. Bahkan, kedua tangannya berusaha menopang ketika kaki kirinya juga ikut menapak.
Langkahnya sesekali terhenti meski awalnya tampak kesulitan. Namun, kemudian Nursoleh tersenyum ketika akhirnya dia bisa melangkahkan kaki kirinya yang palsu.
"Alhamdulillah. Saya hampir lupa rasanya berjalan. Pelan-pelan akhirnya bisa. Saya bersyukur sekarang punya kaki palsu," kata pria yang memiliki dua orang anak ini dengan suara bergetar dalam rilis yang diterima SINDOnews, Minggu (22/1/2017).
Nursoleh, warga Bekasi yang kaki kirinya terpaksa diamputasi akibat kecelakaan Februari 2016 silam. Sudah hampir setahun dia hidup dengan kaki sebelah akibat tak sanggup membeli kaki palsu.
Sarjana Pendidikan STAI Muhammadiyah Cikokol Tanggerang ini awalnya sempat mengajar di SD IT dan SMP AL AZHAR BSD Tanggerang, namun harapannya sirna ketika kecelakaan menimpanya. Untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga kecilnya, istri dan dua orang anak, dia berjualan sandal di pasar. Sejak pagi buta hingga pukul 10.00 WIB setiap harinya dia menggelar lapaknya di kaki lima.
"Syukurlah istri saya menerima kondisi saya. Sementara saya berjualan sandal, istri saya mengurus anak-anak di rumah. Penjualan sandal lumayan bisa untuk hidup sehari-hari dan menyekolahkan anak saya kelak," katanya.
![Dibantu Alfamart Kaki Palsu, Nursoleh Bertekad Lanjutkan Mimpi]()
Sehari-hari biasanya dia mampu mengumpulkan Rp20.000 hingga Rp30.000 dari menjual sandal.
Dia masih menyimpan asa untuk melanjutkan mengajar suatu hari nanti. Dengan kaki palsunya, dia juga berharap mampu bekerja lebih baik untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Termasuk impiannya untuk mengantarkan sendiri anaknya yang akan masuk sekolah pertengahan tahun ini.
"Kalau kemarin kaki cuma sebelah, gimana mau ngantar? Sekarang Alhamdulillah sudah bisa jalan karena dibantu Alfamart dengan kaki palsu ini. Saya mau ngantar sendiri anak saya bersekolah. Trus nanti kalau ada modal usaha, mau beli motor roda tiga. Mau jualan keliling," tuturnya.
Bantuan kaki palsu yang diterima Nursoleh diberikan Alfamart yang bekerja sama dengan Kick Andy Foundation dan menggalang dana dari masyarakat melalui program DonasiKu yang ditawarkan kasir ke konsumen saat melakukan pembayaran.
Telah banyak yang terbantu dengan melalui program DonasiKu ini. Semoga mereka yang telah dibantu lebih bersemangat dalam menjalani kehidupan yang lebih baik.
Terima kasih kepada konsumen yang telah ikut berdonasi, sekecil apapun bantuan anda sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Langkahnya sesekali terhenti meski awalnya tampak kesulitan. Namun, kemudian Nursoleh tersenyum ketika akhirnya dia bisa melangkahkan kaki kirinya yang palsu.
"Alhamdulillah. Saya hampir lupa rasanya berjalan. Pelan-pelan akhirnya bisa. Saya bersyukur sekarang punya kaki palsu," kata pria yang memiliki dua orang anak ini dengan suara bergetar dalam rilis yang diterima SINDOnews, Minggu (22/1/2017).
Nursoleh, warga Bekasi yang kaki kirinya terpaksa diamputasi akibat kecelakaan Februari 2016 silam. Sudah hampir setahun dia hidup dengan kaki sebelah akibat tak sanggup membeli kaki palsu.
Sarjana Pendidikan STAI Muhammadiyah Cikokol Tanggerang ini awalnya sempat mengajar di SD IT dan SMP AL AZHAR BSD Tanggerang, namun harapannya sirna ketika kecelakaan menimpanya. Untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga kecilnya, istri dan dua orang anak, dia berjualan sandal di pasar. Sejak pagi buta hingga pukul 10.00 WIB setiap harinya dia menggelar lapaknya di kaki lima.
"Syukurlah istri saya menerima kondisi saya. Sementara saya berjualan sandal, istri saya mengurus anak-anak di rumah. Penjualan sandal lumayan bisa untuk hidup sehari-hari dan menyekolahkan anak saya kelak," katanya.

Sehari-hari biasanya dia mampu mengumpulkan Rp20.000 hingga Rp30.000 dari menjual sandal.
Dia masih menyimpan asa untuk melanjutkan mengajar suatu hari nanti. Dengan kaki palsunya, dia juga berharap mampu bekerja lebih baik untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Termasuk impiannya untuk mengantarkan sendiri anaknya yang akan masuk sekolah pertengahan tahun ini.
"Kalau kemarin kaki cuma sebelah, gimana mau ngantar? Sekarang Alhamdulillah sudah bisa jalan karena dibantu Alfamart dengan kaki palsu ini. Saya mau ngantar sendiri anak saya bersekolah. Trus nanti kalau ada modal usaha, mau beli motor roda tiga. Mau jualan keliling," tuturnya.
Bantuan kaki palsu yang diterima Nursoleh diberikan Alfamart yang bekerja sama dengan Kick Andy Foundation dan menggalang dana dari masyarakat melalui program DonasiKu yang ditawarkan kasir ke konsumen saat melakukan pembayaran.
Telah banyak yang terbantu dengan melalui program DonasiKu ini. Semoga mereka yang telah dibantu lebih bersemangat dalam menjalani kehidupan yang lebih baik.
Terima kasih kepada konsumen yang telah ikut berdonasi, sekecil apapun bantuan anda sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
(izz)
Lihat Juga :