Donald Trump Bisa Beri Angin Segar Perdagangan AS dan Indonesia

Jum'at, 27 Januari 2017 - 05:09 WIB
Donald Trump Bisa Beri...
Donald Trump Bisa Beri Angin Segar Perdagangan AS dan Indonesia
A A A
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump diyakini bakal mengubah arah dan kebijakan perdagangan AS yang berdampak pada konstelasi perdagangan dengan negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. Namun, peluang pertumbuhan perdagangan Indonesia ke AS dianggap masih cukup tinggi karena produk nonmigas yang diperdagangkan bersifat saling melengkapi satu sama lain.

Atase Perdagangan Washington DC Reza Pahlevi dalam International Visitor Leadership Program (IVLP) di US-ASEAN Business Council (USABC) di Washington D.C mengatakan, preferensi kebijakan perdagangan AS mendatang yang lebih mengutamakan pendekatan bilateral diharapkan dapat menjadi faktor pendorong untuk memperkuat kerja sama dua negara.

IVLP merupakan program tahunan US Department of State (USDOS) yang bertujuan memberikan informasi mengenai kebijakan/isu perdagangan, peran media, serta dampak perdagangan bebas dan spesifik seperti Trans-Pacific Partnership (TPP) dan North America Free Trade Agreement (NAFTA).

"Peserta kegiatan terdiri atas perwakilan dari Direktorat Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan, editor media nasional, peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dan perwakilan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO). Peserta mengunjungi beberapa kota di AS, seperti Washington DC, Detroit, dan San Francisco, serta sejumlah lembaga pemerintah AS, seperti United States Trade Representatives dan US Department of Commerce," ujarnya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (26/1.

Di samping itu, menurut dia dari sudut pandang pelaku usaha, Indonesia sebagai negara terbesar di Asia Tenggara diharapkan menjadi salah satu negara prioritas dalam peningkatan hubungan bilateral oleh AS. Sementara, Wakil Presiden USABC Marc Mealy menyampaikan bahwa sebagian besar anggota USABC berharap Indonesia dapat terus mendorong iklim usaha yang kondusif.

Berdasarkan data dari U.S Department of Commerce yang diolah Atdag Washington DC, nilai perdagangan Indonesia-AS per Januari-November 2016 tercatat sebesar USD23,1 miliar. "Ekspor Indonesia ke AS tercatat sebesar USD17,7 miliar dan impor dari AS sebesar USD5,4 miliar. Indonesia mengalami surplus perdagangan dengan AS sebesar USD12,3 miliar pada periode tersebut," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Sayangkan Ekspor...
Kemendag Sayangkan Ekspor Indonesia ke Finlandia yang Cenderung Menurun
Kemendag dan KBRI Canberra...
Kemendag dan KBRI Canberra Dorong Kerja Sama Perdagangan Bilateral
Luhut Temui Bos Bank...
Luhut Temui Bos Bank Ekspor-Impor AS, Pendanaan USD750 Juta Dikantongin
RI-UEA Kerja Sama Atasi...
RI-UEA Kerja Sama Atasi Krisis Energi dan Pangan
Sejarah Baru Kerja Sama...
Sejarah Baru Kerja Sama Pertahanan Indonesia-Australia
Sambut Hari Nasional...
Sambut Hari Nasional Taiwan, Taipei dan RI Perkuat Kerja Sama Bilateral
Berita Terkini
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
1 jam yang lalu
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
2 jam yang lalu
Komut Pertamina Salurkan...
Komut Pertamina Salurkan Seragam Sekolah bagi 200 Anak Prasejahtera di Banyuwangi
2 jam yang lalu
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemkab Bekasi
3 jam yang lalu
IHSG Lesu dalam Sepekan,...
IHSG Lesu dalam Sepekan, Cermati Saham-saham yang Cuan dan Boncos
3 jam yang lalu
Pertamina Pastikan Kesiapan...
Pertamina Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Ujung Timur Jawa
4 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved