KKP Dorong Nelayan Pakai Alat Tangkap Ramah Lingkungan

Minggu, 29 Januari 2017 - 09:17 WIB
KKP Dorong Nelayan Pakai...
KKP Dorong Nelayan Pakai Alat Tangkap Ramah Lingkungan
A A A
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong para nelayan untuk menggunakan alat tangkap ikan yang lebih ramah lingkungan. Sebelumnya, mereka menggunakan cantrang atau trawls untuk menangkap ikan.

Kepala Pusat Pelatihan Kelautan dan Perikanan (Puslat KP) Mulyoto mengatakan, menjaga keberlanjutan (sustainability) sumber daya ikan menjadi salah satu komitmen KKP. Sebagai bentuk nyata komitmen tersebut, belum lama ini Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengeluarkan aturan pembatasan penggunaan alat penangkapan ikan cantrang.

Berdasarkan Surat Edaran Nomor 72/MEN-KP/II/2016, mengenai pembatasan penggunaan alat penangkapan ikan cantrang di WPPNRI (Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia), nelayan wajib mengganti cantrang dengan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan demi keberlangsungan sumber daya ikan.

"Untuk itu KKP bertanggung jawab untuk mendampingi nelayan beralih dari penggunaan cantrang/trawls yang dapat merusak lingkungan," ujarnya, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (29/1/2017).

KKP dalam hal ini Badan Pengembangan SDM dan Pemberdayaan Masyarakat Kelautan dan Perikanan (BPSDMP KP) bersama Masyarakat Perikanan Nusantara (MPN) pada 2017 memberikan pelatihan terhadap nelayan di 12 kabupaten atau kota di sembilan provinsi se-Indonesia.

Pelatihan pertama akan diadakan selama 5 hari, terhitung mulai dari 26-30 Januari 2017, di Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Tegal kepada 90 nelayan Pantura yang berasal dari Kabupaten Pati, Rembang, dan Batang.

“Kami berharap nelayan bisa mengganti cantrang dengan alat tangkap ramah lingkungan demi keberlanjutan sumber daya ikan untuk anak cucu kita,” pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Kebijakan KKP Soal Penangkapan...
Kebijakan KKP Soal Penangkapan Ikan Berbasis Kuota Dinilai Membantu Nelayan Kecil
Menteri Trenggono: Pemutakhiran...
Menteri Trenggono: Pemutakhiran HPI Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Tunda Penangkapan Ikan Terukur
11 Nelayan Terdampar...
11 Nelayan Terdampar Asal Rote, Dipulangkan KKP dan Pemerintah Australia
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Berita Terkini
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
19 menit yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
2 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
3 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
3 jam yang lalu
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
9 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
9 jam yang lalu
Infografis
Pilih Tangkap Putin...
Pilih Tangkap Putin daripada Netanyahu, Uni Eropa Dinilai Munafik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved