Harga Minyak Perpanjang Penurunan Terseret Produksi Minyak AS

Senin, 30 Januari 2017 - 08:52 WIB
Harga Minyak Perpanjang...
Harga Minyak Perpanjang Penurunan Terseret Produksi Minyak AS
A A A
NEW YORK - Harga minyak dunia memperpanjang penurunan pada hari ini, terseret oleh tanda-tanda produksi yang tumbuh di Amerika Serikat (AS) yang sebagian akan diimbangi penurunan produksi oleh OPEC dan produsen lainnya.

Seperti dikutip dari Reuters, Senin (30/1/2017), harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Maret turun 26 sen menjadi USD55,26 per barel setelah menetap 72 sen pada Jumat kemarin. Sementara, harga minyak mentah NYMEX untuk pengiriman Maret juga turun sebesar 22 sen menjadi USD52,95 per barel.

AS pada pekan ini menambah 15 rig baru, dan sebanyak 12 di 13 pada pekan kemarin, sehingga jumlah total 566 rig, atau terbesar sejak November 2015.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan produsen lainnya, termasuk Rusia, sepakat untuk memangkas produksi sebesar hampir 1,8 juta barel per hari (bph) pada semester pertama 2017 untuk meringankan pasokan overhang dua tahun.

Tetapi produksi minyak AS telah meningkat, dengan Badan Energi Internasional memperkirakan jumlah pertumbuhan produksi AS dari 320.000 barel per hari pada 2017 menjadi rata-rata 12,8 juta barel per hari. "Kenaikan produksi AS tidak terduga," kata ANZ Bank dalam sebuah catatannya.

"Namun, kami berharap pengurangan yang dibuat oleh OPEC akan jauh melebihi setiap kenaikan di AS dan cepat mengurangi persediaan global yang telah dibangun selama dua tahun terakhir," tambahnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
5 menit yang lalu
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
19 menit yang lalu
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
1 jam yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
2 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
2 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved