Rupiah Diperkirakan Bergerak Rp13.339-Rp13.380 per USD
Jum'at, 03 Februari 2017 - 08:01 WIB
Rupiah Diperkirakan Bergerak Rp13.339-Rp13.380 per USD
A
A
A
JAKARTA - Setelah menguat, laju dolar Amerika Serikat (USD) kembali melemah setelah The Fed dalam rapat FOMC-nya tidak banyak melakukan perubahan kebijakan moneter. Selain itu, juga masih mempertahankan tingkat suku bunga acuannya sehingga direspons negatif oleh USD dan laju USD pun berbalik melemah.
Pada rapat FOMC, The Fed tetap mempertahankan kebijakan moneternya, dimana masih menjaga suku bunga acuan overnight lending rate di 0,5%-0,75%. Dengan kondisi tersebut, laju rupiah mengambil kesempatan dengan bergerak menguat meski dengan kenaikan tipis.
Binaartha Sekuritas dalam risetnya menyampaikan, laju rupiah yang kembali melemah di bawah perkiraan telah membuka peluang untuk adanya pelemahan lanjutan.
"Namun demikian, kami harap pelemahan tersebut dapat lebih terbatas agar tidak membentuk tren pelemahan lebih dalam. Tetap cermati berbagai sentimen yang akan mempengaruhi perubahan pada laju rupiah," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada, Jumat (3/2/2017).
Rezaberharap agar rupiah pelemahan rupiah dapat bergerak terbatas, sehingga pergerakannya bisa kembali cenderung meningkat. "Meski masih membutuhkan konfirmasi selanjutnya namun, dengan kondisi melemahnya laju USD maka kami perkirakan laju Rupiah dapat berpeluang untuk kembali menguat," sambungnya.
Diperkirakan rupiah pada akhir pekan ini akan bergerak pada kisaran support Rp13.380 per USD dan resisten Rp13.339 per USD.
Pada rapat FOMC, The Fed tetap mempertahankan kebijakan moneternya, dimana masih menjaga suku bunga acuan overnight lending rate di 0,5%-0,75%. Dengan kondisi tersebut, laju rupiah mengambil kesempatan dengan bergerak menguat meski dengan kenaikan tipis.
Binaartha Sekuritas dalam risetnya menyampaikan, laju rupiah yang kembali melemah di bawah perkiraan telah membuka peluang untuk adanya pelemahan lanjutan.
"Namun demikian, kami harap pelemahan tersebut dapat lebih terbatas agar tidak membentuk tren pelemahan lebih dalam. Tetap cermati berbagai sentimen yang akan mempengaruhi perubahan pada laju rupiah," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada, Jumat (3/2/2017).
Rezaberharap agar rupiah pelemahan rupiah dapat bergerak terbatas, sehingga pergerakannya bisa kembali cenderung meningkat. "Meski masih membutuhkan konfirmasi selanjutnya namun, dengan kondisi melemahnya laju USD maka kami perkirakan laju Rupiah dapat berpeluang untuk kembali menguat," sambungnya.
Diperkirakan rupiah pada akhir pekan ini akan bergerak pada kisaran support Rp13.380 per USD dan resisten Rp13.339 per USD.
(ven)