Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Euro Merosot

Selasa, 07 Februari 2017 - 17:50 WIB
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Euro Merosot
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup menguat tipis, masih di kisaran level Rp13.300/USD. Penguatan mata uang Garuda ini di tengah mulai pulihnya USD dan merosotnya euro.

Posisi rupiah menurut Yahoo Finance pada hari ini ditutup bertengger di level Rp13.313/USD atau sedikit lebih baik dari posisi kemarin yang ditutup di level Rp13.315/USD. Rupiah bergerak dengan kisaran harian Rp13.295-Rp13.335/USD.

Data Bloomberg menunjukkan rupiah berakhir pada level Rp13.329/USD atau menyusut dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.320/USD. Pergerakan rupiah hari ini berada pada kisaran level Rp13.312-Rp13.338/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah berada di level Rp13.330/USD atau masih lebih baik dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.345/USD.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.322/USD. Posisi ini menguat dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.329/USD.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (7/2/2017) diterpa kekhawatiran politik, euro melemah ke posisi harian terburuk terhadap USD yang mulai menguat. Jelang pemilihan Presiden Prancis, diyakini membuat investor lebih berhati-hati.

Ditambah pemilu di Belanda, Jerman dan Italia serta perselisihan atas bailout Yunani hingga penurunan pembelian obligasi bulanan Bank Sentral Eropa juga turut menjadi pertimbangan investor menurut para pengamat. USD sendiri mulai pulih dari level terburuk dalam satu tahun terhadap beberapa mata uang utama, dengan kenaikan 0,7%.

Penguatan USD juga dipercepat usai China melaporkan cadangan Valuta Asing tiba-tiba jatuh di bawah level USD3 triliun pada bulan Januari untuk pertama kalinya dalam hampir enam tahun. Yen Jepang melemah terhadap USD, dengan penurunan 0,4% di level 112.12, sementara pounds jatuh sebesar 0,9% menjadi 1.2347 saat melawan USD hingga berada dalam dua pekan.

Meski begitu pounds terlihat mendatar terhadap euro di level 86.24. Sedangkan dolar Australia bertahan pada level 0,5% menjadi 0.7621 setelah Bank Sentral Australia memutuskan untuk tidak mengubah suku bunga. Dolar Selandia Baru turun 0,3% menjadi 0.7303 terhadap USD.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
9 menit yang lalu
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
44 menit yang lalu
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
54 menit yang lalu
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
2 jam yang lalu
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
2 jam yang lalu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
2 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved