Rupiah Diramal Masih Bertahan di Teritori Positif
Rabu, 08 Februari 2017 - 08:41 WIB
Rupiah Diramal Masih Bertahan di Teritori Positif
A
A
A
JAKARTA - Laju nilai tukar rupiah pada perdagangan tengah pekan diperkirakan masih bertahan pada teritori positif mengingat masih adanya sentimen positif, meski laju dolar Amerika Serikat (USD) kembali menguat. Mata uang Garuda diprediksi kan bergerak dengan kisaran di level support Rp13.340/USD dan resisten Rp13.300/USD.
"Kami harapkan pergerakan ini dapat kembali berlanjut. Meski demikian, tetap waspadai adanya potensi pembalikan arah jika sentimen penguatan USD lebih mendominasi sentimen yang ada," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Rabu (8/2/2017).
(Baca Juga: Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Euro Merosot )
Sementara, terapresiasinya USD sempat membuat khawatir akan berimbas pada pembalikan arah rupiah menuju pelemahan. Akan tetapi, pada kenyataannya laju rupiah akhirnya mampu bergerak positif.
Indikasi masih akan membaiknya cadangan devisa dapat mempertahankan rupiah di zona hijaunya. Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah cadangan devisa Indonesia naik USD500 juta atau menjadi USD116,9 miliar hingga akhir Januari 2017, dibandingkan jumlah pada Desember 2016 yang sebesar USD116,4 miliar.
Ditambah lagi dengan pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani terkait momentum perbaikan ekonomi nasional juga turut menopang rupiah di zona hijaunya. "Menkeu Sri Mulyani Indrawati memastikan momentum perbaikan kinerja ekonomi nasional yang telah berlangsung dengan optimal pada 2016, akan terus berlanjut di 2017," paparnya.
"Kami harapkan pergerakan ini dapat kembali berlanjut. Meski demikian, tetap waspadai adanya potensi pembalikan arah jika sentimen penguatan USD lebih mendominasi sentimen yang ada," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Rabu (8/2/2017).
(Baca Juga: Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Euro Merosot )
Sementara, terapresiasinya USD sempat membuat khawatir akan berimbas pada pembalikan arah rupiah menuju pelemahan. Akan tetapi, pada kenyataannya laju rupiah akhirnya mampu bergerak positif.
Indikasi masih akan membaiknya cadangan devisa dapat mempertahankan rupiah di zona hijaunya. Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah cadangan devisa Indonesia naik USD500 juta atau menjadi USD116,9 miliar hingga akhir Januari 2017, dibandingkan jumlah pada Desember 2016 yang sebesar USD116,4 miliar.
Ditambah lagi dengan pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani terkait momentum perbaikan ekonomi nasional juga turut menopang rupiah di zona hijaunya. "Menkeu Sri Mulyani Indrawati memastikan momentum perbaikan kinerja ekonomi nasional yang telah berlangsung dengan optimal pada 2016, akan terus berlanjut di 2017," paparnya.
(akr)