Pelemahan Rupiah Masih Bisa Berlanjut
Kamis, 09 Februari 2017 - 08:12 WIB
Pelemahan Rupiah Masih Bisa Berlanjut
A
A
A
JAKARTA - Mulai adanya pelemahan pada rupiah perlu mendapat perhatian pelaku pasar. Terutama jika sentimen yang ada kurang kondusif maka dapat berpeluang terjadinya pelemahan lanjutan.
Mulai adanya indikasi ketidakstabilan politik di Perancis dan kembali diangkatnya masalah utang Yunani dapat membuat EUR melemah, sehingga nantinya dapat berimbas pada kembali melemahnya laju rupiah.
"Tetap waspadai adanya potensi pelemahan lanjutan dari rupiah," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (9/2/2017).
Reza memperkirakan, rupiah akan bergerak dengan kisaran di level support Rp13.343/USD dan resisten Rp13.290/USD.
Sementara, tidak hanya IHSG, laju rupiah kemarin pun juga berjalan sesuai perkiraan yang berpotensi mengalami pelemahan. Masih terapresiasinya USD akhirnya membuat rupiah mengalami pelemahan.
Bahkan target support di Rp13.340/USD telah tersentuh. Namun demikian, jelang akhir sesi penutupan, laju rupiah dapat tertahan pelemahannnya dan kembali naik tipis melampaui level tertinggi sebelumnnya.
Adanya optimisme dari pemerintah yang kali ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, turut memberikan imbas positif. Darmin meyakini pertumbuhan ekonomi pada 2017 bisa lebih tinggi dari proyeksi 5,1%, dengan dukungan kebijakan dari pemerintah.
"Optimisme ini melengkapi pernyataan dari Menkeu di hari sebelumnya, terkait momentum perbaikan ekonomi nasional dan imbas naiknya cadangan devisa," pungkasnya.
Mulai adanya indikasi ketidakstabilan politik di Perancis dan kembali diangkatnya masalah utang Yunani dapat membuat EUR melemah, sehingga nantinya dapat berimbas pada kembali melemahnya laju rupiah.
"Tetap waspadai adanya potensi pelemahan lanjutan dari rupiah," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (9/2/2017).
Reza memperkirakan, rupiah akan bergerak dengan kisaran di level support Rp13.343/USD dan resisten Rp13.290/USD.
Sementara, tidak hanya IHSG, laju rupiah kemarin pun juga berjalan sesuai perkiraan yang berpotensi mengalami pelemahan. Masih terapresiasinya USD akhirnya membuat rupiah mengalami pelemahan.
Bahkan target support di Rp13.340/USD telah tersentuh. Namun demikian, jelang akhir sesi penutupan, laju rupiah dapat tertahan pelemahannnya dan kembali naik tipis melampaui level tertinggi sebelumnnya.
Adanya optimisme dari pemerintah yang kali ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, turut memberikan imbas positif. Darmin meyakini pertumbuhan ekonomi pada 2017 bisa lebih tinggi dari proyeksi 5,1%, dengan dukungan kebijakan dari pemerintah.
"Optimisme ini melengkapi pernyataan dari Menkeu di hari sebelumnya, terkait momentum perbaikan ekonomi nasional dan imbas naiknya cadangan devisa," pungkasnya.
(ven)