Rupiah Hari Ini Diramal Lanjutkan Penguatan
Jum'at, 10 Februari 2017 - 08:42 WIB
Rupiah Hari Ini Diramal Lanjutkan Penguatan
A
A
A
JAKARTA - Tren rupiah telah mematahkan level resistennya, sehingga memiliki peluang untuk dapat melanjutkan pergerakan positifnya. Ditambah lagi dengan adanya sentimen positif dari Moody’s yang diharapkan dapat mempertahankan laju rupiah untuk tetap berada dalam tren penguatannya.
"Meski laju USD masih cenderung menguat terhadap EUR seiring ketidakpastian politik di Perancis, namun indeks USD di pasar valas Asia masih bergerak turun. Kondisi ini diharapkan masih dapat memberikan peluang bagi rupiah untuk dapat melanjutkan kenaikannya," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Jumat (10/2/2017).
Reza memperkirakan, rupiah akan bergerak dengan kisaran support di level Rp13.325/USD dan resisten Rp13.248/USD.
Sementara, sentimen yang sama turut dirasakan rupiah kemarin di mana penilaian Moody’s mampu membuat rupiah melonjak membalikan posisinya dari sebelumnya yang cenderung masih melemah.
Lembaga pemeringkat Moody's Investors Service memperbaiki Outlook Sovereign Credit Rating Republik Indonesia dari stabil menjadi positif, sekaligus mengafirmasi peringkat pada Baa3 (investment grade) pada 8 Februari 2017.
Moodys meyiratkan membaiknya daya tahan ekonomi terhadap tekanan eksternal antara lain, karena orientasi stabilitas makroekonomi dari kebijakan moneter, keberlanjutan reformasi subsidi bahan bakar minyak (BBM), dan investasi manufaktur domestik untuk mengganti barang impor.
"Sentimen positif ini tentu berimbas baik pada rupiah di mana pelaku pasar menilai perekonomian Indonesia kian membaik dan bukan tidak mungkin dapat bertahan di tengah guncangan ekonomi global," pungkasnya.
"Meski laju USD masih cenderung menguat terhadap EUR seiring ketidakpastian politik di Perancis, namun indeks USD di pasar valas Asia masih bergerak turun. Kondisi ini diharapkan masih dapat memberikan peluang bagi rupiah untuk dapat melanjutkan kenaikannya," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Jumat (10/2/2017).
Reza memperkirakan, rupiah akan bergerak dengan kisaran support di level Rp13.325/USD dan resisten Rp13.248/USD.
Sementara, sentimen yang sama turut dirasakan rupiah kemarin di mana penilaian Moody’s mampu membuat rupiah melonjak membalikan posisinya dari sebelumnya yang cenderung masih melemah.
Lembaga pemeringkat Moody's Investors Service memperbaiki Outlook Sovereign Credit Rating Republik Indonesia dari stabil menjadi positif, sekaligus mengafirmasi peringkat pada Baa3 (investment grade) pada 8 Februari 2017.
Moodys meyiratkan membaiknya daya tahan ekonomi terhadap tekanan eksternal antara lain, karena orientasi stabilitas makroekonomi dari kebijakan moneter, keberlanjutan reformasi subsidi bahan bakar minyak (BBM), dan investasi manufaktur domestik untuk mengganti barang impor.
"Sentimen positif ini tentu berimbas baik pada rupiah di mana pelaku pasar menilai perekonomian Indonesia kian membaik dan bukan tidak mungkin dapat bertahan di tengah guncangan ekonomi global," pungkasnya.
(izz)