Poundsterling Merosot, Rupiah Ditutup Ikut Loyo
Jum'at, 10 Februari 2017 - 17:15 WIB
Poundsterling Merosot, Rupiah Ditutup Ikut Loyo
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup masih belum bergairah. Pelemahan rupiah sore ini di tengah melemahnya poundtserling terhadap USD.
Posisi rupiah menurut Yahoo Finance pada hari ini ditutup berada di level Rp13.278/USD atau melemah tajam dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.258/USD. Rupiah berada pada kisaran harian Rp13.263-Rp13.322/USD.
Data Bloomberg menunjukkan rupiah berakhir pada level Rp13.312/USD atau tidak lebih baik dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.295/USD. Pergerakan rupiah hari ini berada pada kisaran level Rp13.297-Rp13.331/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah malah mendatar ke level Rp13.320/USD dari penutupan kemarin.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI,rupiah tertahan pada level Rp13.318/USD. Posisi ini melemah dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.308/USD.
Seperti dilansir dari Reuters, Jumat (10/2/2017) Poundsterling merosot ke level terendah dalam tiga hari terhadap USD, karena para pedagang menunggu perdagangan dan angka produksi industri sebagai tanda lebih dari perlambatan ekonomi Inggris sebagai proses Brexit.
Poundsterling terhadap USD tergelincir ke level terendah menjadi 1,2463, setelah membuka sesi perdagangan Eropa berada di atas level 1,25 per USD.
Sejumlah indikator sentimen telah membuat mata uang poundsterling melemah dalam 10 hari terakhir. Investor juga mencermati melemahnya pertumbuhan yang diprediksi banyak ekonom sejak Inggris memutuskan untuk meninggalkan Uni Eropa pada Juni lalu.
Pertumbuhan produksi industri diperkirakan melambat tajam pada Desember, dan defisit perdagangan telah sedikit menyempit. Data tersebut akan dirilis hari ini.
Posisi rupiah menurut Yahoo Finance pada hari ini ditutup berada di level Rp13.278/USD atau melemah tajam dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.258/USD. Rupiah berada pada kisaran harian Rp13.263-Rp13.322/USD.
Data Bloomberg menunjukkan rupiah berakhir pada level Rp13.312/USD atau tidak lebih baik dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.295/USD. Pergerakan rupiah hari ini berada pada kisaran level Rp13.297-Rp13.331/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah malah mendatar ke level Rp13.320/USD dari penutupan kemarin.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI,rupiah tertahan pada level Rp13.318/USD. Posisi ini melemah dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.308/USD.
Seperti dilansir dari Reuters, Jumat (10/2/2017) Poundsterling merosot ke level terendah dalam tiga hari terhadap USD, karena para pedagang menunggu perdagangan dan angka produksi industri sebagai tanda lebih dari perlambatan ekonomi Inggris sebagai proses Brexit.
Poundsterling terhadap USD tergelincir ke level terendah menjadi 1,2463, setelah membuka sesi perdagangan Eropa berada di atas level 1,25 per USD.
Sejumlah indikator sentimen telah membuat mata uang poundsterling melemah dalam 10 hari terakhir. Investor juga mencermati melemahnya pertumbuhan yang diprediksi banyak ekonom sejak Inggris memutuskan untuk meninggalkan Uni Eropa pada Juni lalu.
Pertumbuhan produksi industri diperkirakan melambat tajam pada Desember, dan defisit perdagangan telah sedikit menyempit. Data tersebut akan dirilis hari ini.
(izz)