Bambang Brodjonegoro Masuk Tiga Besar, Ini Presiden IFAD

Rabu, 15 Februari 2017 - 18:25 WIB
Bambang Brodjonegoro...
Bambang Brodjonegoro Masuk Tiga Besar, Ini Presiden IFAD
A A A
JAKARTA - Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro masuk dalam tiga besar memperebutkan takhta Presiden International Fund for Agricultural Development (IFAD).

Pemilihan Presiden IFAD akhirnya dimenangkan Mantan Perdana Menteri Togo Gilbert Fossoun Houngbo. Di mana, Houngbo menang setelah dilakukan pemilihan sebanyak dua ronde dalam sidang tahunan IFAD yang berlangsung di Roma, Italia pada 14-15 Februari 2017.

Houngbo berhasil meraih suara 54,432% mengalahkan 7 kandidat lainnya. Posisi kedua ditempati Politikus Italia Paolo De Castro dengan jumlah suara 20,341%, dan ketiga Wakil Indonesia Bambang PS Brodjonegoro yang meraih suara 17,654%.

"Houngbo, Paolo De Castro dan Bambang Brodjonegoro berhasil maju ke ronde kedua setelah meraih suara terbanyak pada ronde pertama. Di ronde pertama, Houngbo meraih 39,623% suara, Paolo De Castro 15,088% dan Bambang 15,088%," jelas Staf Khusus Menteri PPN/Kepala Bappenas Danang Rizki Ginanjar dalam rilisnya, Jakarta, Rabu (15/2/2017).

Dengan begitu, Houngbo akan menjadi Presiden IFAD masa jabatan 2017-2021 dan mulai bertugas pada 1 April 2017. Pemilihan Presiden IFAD, lanjut Danang, ditentukan oleh besar kecilnya kontribusi permodalan masing-masing negara kepada IFAD.

Saat ini terdapat 18 negara anggota IFAD yang memiliki lebih dari 50% total hak suara memilih dari total 176 negara anggota. Adapun 10 negara yang memiliki hak suara paling besar adalah Amerika Serikat (6,98%), Italia (4,22%), Jerman (4,09%), Jepang (4,09%).

Selanjutnya Belanda (3,83%), Arab Saudi (3,52%), Kanada (3,44%), Inggris (3,29%), Swedia (3,12%) dan Prancis (3%). Sementara, Indonesia memiliki hak suara sebesar (0,73%) dan berada di urutan ke-25.

Dari delapan calon yang bertarung memperebutkan kursi Presiden IFAD, yakni Indonesia, Turki, Italia, Swiss, Dominika, Maroko, Togo, dan Meksiko. Pertarungan sengit justru dilakukan oleh Italia dan pendukung Togo, yakni Prancis.

Menurut Danang, Italia pada detik-detik terakhir justru menambah modalnya, sehingga porsi suaranya bertambah guna memberikan dukungan kepada kandidatnya. "Dari sebelumnya ranking 8 menjadi rangking 2 terbesar suaranya," ujarnya.

Prancis bahkan menjadi juru bicara memiliki kampanye bagi Togo. Prancis memiliki pengaruh sangat kuat di kalangan negara-negara Afrika termasuk di Eropa.

Beberapa negara Eropa dan Afrika yang memiliki hak suara besar adalah Norwegia (2,6%), Swiss (1,5%), Belgia (1,35%), Denmark (1,34%), Nigeria (1,15%), Austria (1,14%), Spanyol (0,95%), Finlandia (0,94%), Aljazair (0,79%), Uni Emirat Arab (0,63%), Libya (0,56%), Meksiko (0,55%), dan Qatar (0,52%).

Di luar itu, negara yang memiliki daya tawar suara sangat kecil, seperti Kuwait (1,74%), Venezuela (1,61%), China (1,46%), India (1,44%), Brazil (0,82%), Indonesia (0,73%), dan Irak (0,63%).
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dinas LHK Jaktim Kenalkan...
Dinas LHK Jaktim Kenalkan Anak dengan Urban Farming Sejak Dini
Kreativitas Warga Papanggo,...
Kreativitas Warga Papanggo, Ubah Lahan Terlantar Jadi Pertanian Produktif
Sekolah Pertanian Berbasis...
Sekolah Pertanian Berbasis Digital Dibangun Pemerintah Tahun Depan
Sarasehan Pertanian...
Sarasehan 'Pertanian Berkelanjutan dan Adopsi Teknologi Modern'
Kelurahan Sunter Agung...
Kelurahan Sunter Agung Kembangkan Sistem Pertanian Perkotaan Rumah Kaca
Dinas Pertanian Sleman...
Dinas Pertanian Sleman Diminta Edukasi Petani Milenial untuk Tingkatkan Produksi
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
8 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
8 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
8 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
9 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
10 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
10 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved