SMI-Taspen Biayai Jalan Tol Milik Waskita

Minggu, 19 Februari 2017 - 13:58 WIB
SMI-Taspen Biayai Jalan...
SMI-Taspen Biayai Jalan Tol Milik Waskita
A A A
JAKARTA - PT Taspen (Persero) dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI/Persero) berkomitmen mendukung proyek infrastruktur nasional dengan turut menyertakan modal pada 15 ruas tol yang dikelola PT Waskita Toll Road, anak usaha PT Waskita Karya. Dukungan pembiayaan tersebut dilakukan melalui skema program Pembiayaan Investasi Non-Anggaran Pemerintah (PINA) yang baru diluncurkan di Jakarta, akhir pekan kemarin.

Pada proyek tersebut, kedua perusahaan berkontribusi Rp3,5 triliun dengan perincian TaspensebesarRp2triliun(16%) dan SMI Rp1,5 triliun (13%). Dengan investasi yang dikeluarkan tersebut, Taspen dan SMI memiliki saham setara 29% dan sisanya dimiliki Waskita Toll Road.

Direktur Utama PT Waskita Karya Muhammad Kholiq mengatakan, saat ini pengelolaan jalan tol Waskita Karya melalui Waskita Toll Road mencapai panjang 1.100 km. Dari angka tersebut, yang telah beroperasi baru mencapai 57 km meliputi ruas tol trans-Jawa. “Kemudian sampai akhir tahun 2017 akan beroperasi lagi sekitar 270 km sehingga secara akumulatif akhir tahun itu ada sekitar 300 km,” ujar dia.

Waskita Karya menargetkan, seluruh tol yang sedang digarap perseroan bisa selesai seluruhnya pada akhir 2018. Untuk membiayai 15 ruas tol tersebut, Waskita membutuhkan dana sekitar Rp30 triliun. “Kami baru memiliki sekitar Rp6 triliun di mana Rp3,5 triliunnya dari program PINA dan sisanya dari pendanaan internal,” sebut dia.

Sebagai informasi, saat ini jalur tol yang dimiliki Waskita Toll Road meliputi 7 ruas tol trans-Jawa di antaranya Kanci Pejagan (telah beroperasi), Pejagan- Pemalang-Pemalang- Batang, Batang-Semarang, Ngawi-Kertosono, Solo-Ngawi serta Pasuruan-Probolinggo.

Adapun 8 ruas lainnya jalur non-trans-Jawa di antaranya tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu, Cimanggis-Cibitung, Serpong- Cinere, Depok-Antasari, Ciawi-Sukabumi, Medan- Kualanamu-TebingTinggi, Kayu Agung-Palembang-Betungserta Krian-Legundi-Bunder. Sementara itu Direktur InvestasiPTTaspenImamFirmansyah mengatakan, pihaknya akan terus menyasar investasi jangka panjang yang memberikan perlindungan dan keuntungan pasti.

Dia menjelaskan, dana kelolaan pensiun Taspen saat ini mencapai Rp95 triliun, sedangkan dana tunjangan hari tua mencapai Rp75 triliun. “Nanti akan kita lihat lagi, ketersediaan proyek yang akan ditawarkan. Yang jelas portofolio kami tidak semua di infrastruktur,” ujar dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Proyek Japek II Selatan...
Proyek Japek II Selatan Selesai, Jakarta-Bandung Hanya 1 Jam
Mulai 2023, Sistem Bayar...
Mulai 2023, Sistem Bayar Tanpa Berhenti Beroperasi di Tol Bali
Bakal Ada 16 Ruas Jalan...
Bakal Ada 16 Ruas Jalan Tol Baru di 2022, Ini Daftarnya
Proyek Jalan Tol Layang...
Proyek Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci Telan Anggaran Rp37 Triliun
Berikut Jalan yang Tidak...
Berikut Jalan yang Tidak Boleh Dilalui Motor di Jakarta
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
4 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
4 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
4 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
4 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
5 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
5 jam yang lalu
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved