IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Tertekan
Rabu, 22 Februari 2017 - 07:02 WIB
IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Tertekan
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini masih akan bergerak mixed tertekan dengan range pegerakan 5.325-5.370.
Lanjar mengatakan, pergerakan IHSG cenderung terkonsolidasi negatif dan pada hari ini kembali menguji support MA25 di level 5.330.
"Indikator stochastic bergerak terus tertekan dengan momentum bearish pada RSI," ujarnya di Jakarta, Rabu (22/2/2017).
Sementara, IHSG kemarin dihujani aksi jual di akhir perdaganan, dengan turun -18,30 poin atau -0,34% di level 5.340,99, meski dibuka gap up dan bergerak pada zona hijau hampir sepanjang perdagangan.
Kekhawatiran masih tertuju pada imbas pemulihan ekonomi AS pada prospek suku bunga yang berdampak kepada negara emerging market. Capital out flow masih menjadi ancaman hingga tercatat net sell sebesar Rp145,98 miliar.
"Indeks saham pertambangan memimpin pelemahan seiring harga emas dunia yang turun 0,4% menjadi USD1,233.66 per troy ounce," pungkasnya.
Saham-saham yang dapat diperhatikan diantaranya AKRA, BBRI, ITMG, LSIP, SSIA, dan LPPF.
Lanjar mengatakan, pergerakan IHSG cenderung terkonsolidasi negatif dan pada hari ini kembali menguji support MA25 di level 5.330.
"Indikator stochastic bergerak terus tertekan dengan momentum bearish pada RSI," ujarnya di Jakarta, Rabu (22/2/2017).
Sementara, IHSG kemarin dihujani aksi jual di akhir perdaganan, dengan turun -18,30 poin atau -0,34% di level 5.340,99, meski dibuka gap up dan bergerak pada zona hijau hampir sepanjang perdagangan.
Kekhawatiran masih tertuju pada imbas pemulihan ekonomi AS pada prospek suku bunga yang berdampak kepada negara emerging market. Capital out flow masih menjadi ancaman hingga tercatat net sell sebesar Rp145,98 miliar.
"Indeks saham pertambangan memimpin pelemahan seiring harga emas dunia yang turun 0,4% menjadi USD1,233.66 per troy ounce," pungkasnya.
Saham-saham yang dapat diperhatikan diantaranya AKRA, BBRI, ITMG, LSIP, SSIA, dan LPPF.
(ven)
Lihat Juga :