IHSG Berakhir Menghijau saat Bursa Asia Mayoritas Memerah

Kamis, 23 Februari 2017 - 16:37 WIB
IHSG Berakhir Menghijau...
IHSG Berakhir Menghijau saat Bursa Asia Mayoritas Memerah
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berakhir menghijau alias menguat ke level 5.372,75 atau sebesar 14,06 poin setara denan 0,26%. Kondisi IHSG ini di tengah mayoritas melemahnya bursa saham Asia.

IHSG pada pembukaan tadi pagi dibuka turun 9,57 poin atau 0,18% ke level 5.349,11 dan berbalik menguat pada sesi siang sebesar 7,24 poin atau 0,14% ke level 5.365,92. Sedangkan pasar saham dalam negeri kemarin ditutup menguat 17,69 poin atau 0,33% ke level 5.358,68.

Sektor saham dalam negeri mayoritas terapresiasi dengan sektor pertambangan menguat paling tinbggi hingga 0,83%. Sementara sektor yang melamh terdalam adalah sektor industri dasar yang melemah 0,49%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp7,54 triliun dengan 21,84 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp246,66 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,40 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,15 triliun. Tercatat 179 saham menguat, 141 melemah dan 114 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp925 menjadi Rp63.125, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik Rp200 menjadi Rp10.800, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp150 menjadi Rp2.840.

Sementar, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) turun Rp225 menjadi Rp5.075, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun Rp110 menjadi Rp2.310, dan PT First Media Tbk (KBLV) turun Rp70 menjadi Rp1.160.

Seperti dilansir CNBC, Kamis (23/2/2017), bursa saham Asia sebagian melemah, menyusul penutupan Wall Street kemarin ditutup mixed saat The Fed mengisyaratkan akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

Di Jepang, Indeks Nikkei 225 berakhir mendatar di level 19.371,46, sementara di Korea Selatan, Indeks Kospi lebih tinggi pada level 2.107,63. Indeks Hang Seng turun 0,38% dalam perdagangan sore.

Sementara, pasar saham daratan China sebagian besar lebih rendah. Di mana, Shanghai komposit ditutup turun 10,13 poin atau 0,31% menjadi 3.251,08 dan Shenzhen komposit hampir mendatar di level 1.991,98.

Di Australia, Indeks ASX 200 turun 20,43 poin atau 0,35% ke level 5.784,66, dengan sebagian besar sektor naik diimbangi penurunan hampir 2% di sektor material dan penurunan 2,03% dalam utilitas.

Saham perusahaan tambang besar di negara itu ditutup lebih rendah, dengan saham Rio Tinto turun 5,45%, Fortescue turun 2,58% dan BHP Billiton turun 2,67%.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Rebound Usai Anjlok...
IHSG Rebound Usai Anjlok 6, Kepercayaan Investor Kembali
Jelang Akhir Tahun,...
Jelang Akhir Tahun, IHSG Ditutup Menguat di Level 6.860
IHSG Anjlok 9%, Perdagangan...
IHSG Anjlok 9%, Perdagangan Saham Dihentikan
IHSG Dibuka Menghijau,...
IHSG Dibuka Menghijau, Tembus di Level 7000
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Melemah
IHSG Ditutup di Zona...
IHSG Ditutup di Zona Merah, Anjlok 4,88 Persen
Berita Terkini
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
45 menit yang lalu
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
1 jam yang lalu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
2 jam yang lalu
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas Perluas...
MNC Sekuritas Perluas Jangkauan Literasi ke Kendari melalui Edukasi Cerdas Investasi Digital
4 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved