Pemkot Semarang Beri Penghargaan 25 Wajib Pajak Berprestasi

Jum'at, 24 Februari 2017 - 00:09 WIB
Pemkot Semarang Beri...
Pemkot Semarang Beri Penghargaan 25 Wajib Pajak Berprestasi
A A A
SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang memberi pengharagaan terhadap 25 wajib pajak daerah yang selama ini dinilai taat membayar pajak, sehingga mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak.

Ke 25 wajib pajak tersebut berasal dari objek pajak hotel, restoran, hiburan, dan parkir. Kategori hotel di serahkan kepada Novotel, Graha Santika, Ibis, Ibis Budget, City One, Olympic, Blambangan, Pelangi Indah, dan Sisingamangaraja Guest House. Sedang wajib pajak restoran diberikan kepada PT Fastfood Indonesia, Pizza Hut Pandanaran, Shabu Auce, RM Ikan Bakar Cianjur, RM Gama Ikan Bakar Seafood, JCO Donuts, dan RM Tanjung Laut.

Untuk wajib pajak hiburan yang menerima Citra 21, Babyface Karaoke, Water Blaster, Graha SPA, dan Game Fantasia. Sedang wajib pajak parkir diberikan kepada PT Securindo Packtama di Paragon City, PT Ciputra Semarang di Ciputra Mall, Yayasan Kesehatan RS Tlogorejo, dan Reska di Stasiun Tawang.

Asisten Administrasi Ekonomi Pembangunan dan Kesra Sekda Kota Semarang, Ayu Entys mengatakan, apresiasi kepada wajib pajak berprestasi dilaksanakan setiap tahun oleh Pemkot Semarang. Bertujuan meningkatkan hubungan kemitraan antara Pemkot Semarang sebagai fiskus dengan para wajib pajak.

"Selain memotivasi para wajib pajak agar lebih meningkatkan partisipasi dan prestasinya, juga mendukung peningkatan pajak daerah Kota Semarang," tutur Ayu usai pemberian penghargaan Wajib Pajak Daerah 2016 di Grand Majesty Convention Hall, Semarang, Kamis (23/2/2017).

Menurut Ayu, pajak merupakan pendapatan terbesar asli daerah. Maka dari itu pengelolaan pajak berbasis dari masyarakat oleh masyarakat dan untuk masyarakat sendiri. “Ini bisa dilihat 70% pajak yang terkumpul dari masyarakat dikembalikan lagi ke masysarakat dalam bentuk proyek pembangunan, bantuan, dan sebagainya,” tandasnya.

Kepala Bapeda Kota Semarang, A. Yudi Mardiana menyatakan, target penerimaan Pajak Daerah Kota Semarang dari tahun ke tahun semakin meningkat. Hal ini dapat dilihat dari target tahun 2016 sebesar Rp886.964.751.000. Dan dapat terealisasi sebesar Rp999.987.561.148,- atau bisa dikatakan target melebihi 112,74%.

“Sedangkan untuk tahun 2017 target pajak daerah sebesar Rp1.080.695.471.000,- dan sampai tanggal 17 Februari 2017 baru teralisasi Rp108.868.993.016,- atau baru mencapai 10,07 persen,” ucapnya.

Dia menjelaskan, untuk terus meningkatkan pendapatkan pajak khusunya dari sektor perhotelan dan meminimalisir kebocoran pajak hotel, pemerintah menerpakan sistem pajak elektronik (e-tax).

Yudi Mardiana mengatakan, Pemkot Semarang bekerja sama dengan Bank BNI dalam menerapkan pajak elektronik. Bank BNI tidak hanya menyediakan sistemnya namun juga peralatannya.

"Target kami pendapatan pajak dari sektor perhotelan mencapai Rp64 miliar, oleh sebab itu penerimaan harus maksimal. Dengan e-tax, kami yakin pendapatan pajak dari perhotelan akan semakin maksimal," katanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cara Bayar Pajak Online...
Cara Bayar Pajak Online lewat Tokopedia Khusus Warga DKI Jakarta
Pemkab Jayapura Bebaskan...
Pemkab Jayapura Bebaskan Pajak Daerah dan Retribusi
Bayar Retribusi di Jakarta...
Bayar Retribusi di Jakarta Kini Lebih Praktis, Bisa Lewat Aplikasi, QRIS hingga Minimarket
Warga Jakarta Perlu...
Warga Jakarta Perlu Tahu: Ini Perbedaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah
Pedagang Pasar Sentral...
Pedagang Pasar Sentral Sinjai Keluhkan Kenaikan Retribusi
Museum Wayang Jakarta...
Museum Wayang Jakarta Dorong Retribusi Daerah lewat Wisata Budaya
Berita Terkini
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
1 jam yang lalu
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
3 jam yang lalu
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
5 jam yang lalu
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
5 jam yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
8 jam yang lalu
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved