Proyek Strategis Akan Berkontribusi 1,5% bagi Ekonomi Sulut

Jum'at, 24 Februari 2017 - 05:10 WIB
Proyek Strategis Akan...
Proyek Strategis Akan Berkontribusi 1,5% bagi Ekonomi Sulut
A A A
MANADO - Bank Indonesia menilai sejumlah proyek strategis nasional yang mengalir ke Sulawesi Utara akan berkontribusi 1,5% terhadap laju pertumbuhan ekonomi. Dengan catatan, pelaksanaan mega proyek multi years tersebut berjalan sesuai jadwal yang direncanakan.

Sejumlah proyek multi years yakni Bendungan Lolak di Kabupaten Bolaang Mongondow, Bendungan Kuwil di Kabupaten Minahasa Utara, jalan Tol Manado-Bitung, Pelabuhan Internasional Bitung, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung dan jalan penghubung Gorontalo-Manado.

Adapun, sepanjang tahun 2017 ini, Bank Indonesia melihat geliat perekonomian Sulut akan membaik dibanding 2016. “Diperkirakan pertumbuhan ekonomi Sulut di 2017 di kisaran 6,2%-6,6%, sementara pertumbuhan ekonomi Sulut tahun 2016 berada di angka 6,17%,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara, Soekowardojo di Manado, Kamis (23/2/2017).

Pertumbuhan ekonomi Sulut tahun ini akan membaik dibanding tahun sebelumnya, ditopang sejumlah kegiatan investasi proyek-proyek strategis yang sedang dan akan dikerjakan. Bila ini terealisasi sesuai rencana, akan memberi dampak terhadap pertumbuhan ekonomi yang membaik.

"Berdasarkan lapangan usaha, sektor pertanian, perdagangan, konstruksi dan sektor terkait pariwisata akan mendorong pertumbuhan ekonomi. Sektor pariwisata masih tumbuh tinggi sebagai dampak berlanjutnya kunjungan wisatawan mancanegara," ungkap mantan Deputi Direktur BI Jawa Barat ini.

Dampak prioritas program pembangunan pada peningkatan pertumbuhan ekonomi Sulut, dihitung berdasarkan Computable Equilibrium (indoterm model), bila kebijakan dan program pembangunan infrastruktur terlaksana maka akan memberikan dampak pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Pembangunan infrastruktur penunjang KEK Bitung yakni jalan tol diproyeksikan berkontribusi sebesar 0,36%. Pembangunan infrastruktur pengembangan KEK BItung lainnya yakni pengembangan pelabuhan Bitung akan berkontribusi 0,34%, pemanfaatan sektor pariwisata dan perpanjangan runway bandara dengan kontribusi 0,22%. Peningkatan produktivitas pertanian 0,21%, pembangunan pembangkit listrik 0,20% dan peningkatan sekolah sebesar 0,18%.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KEK Industropolis Batang...
KEK Industropolis Batang Dorong Kemitraan Strategis Indonesia–Jepang Percepat Investasi High-Tech
KEK Likupang Jadi Destinasi...
KEK Likupang Jadi Destinasi Wisata Super Prioritas, Ini Dukungan AirNaV Indonesia
Masih Asri, Keindahan...
Masih Asri, Keindahan Bukit Larata dan Pulau Lihaga Bikin Takjub
Dua KEK Baru dengan...
Dua KEK Baru dengan Investasi Rp32,2 Triliun Disetujui
KEK Industropolis Batang...
KEK Industropolis Batang Berhasil Gaet Investasi Rp22,5 Triliun
KEK Tanjung Lesung Sabet...
KEK Tanjung Lesung Sabet Penghargaan Indonesia Leading Sport Tourism
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
18 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
55 menit yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
2 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved