ACC Kerja Sama Ditjen Dukcapil Tingkatkan Akurasi Data Pelanggan

Selasa, 28 Februari 2017 - 20:40 WIB
ACC Kerja Sama Ditjen...
ACC Kerja Sama Ditjen Dukcapil Tingkatkan Akurasi Data Pelanggan
A A A
JAKARTA - Perusahaan pembiayaan Astra Credit Companies (ACC) menjalin kesepakatan kerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk meningkatkan akurasi data pelanggan. Melalui kerja sama ini, ACC dapat memiliki akses langsung terhadap data yang dimiliki Ditjen Dukcapil Kemendagri terkait Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan data kependudukan lainnya.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Chief Executive Officer (CEO) ACC Jodjana Jody dengan Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri Profesor Zudan Arif Fakrullah di Gedung B Ditjen Dukcapil Kemendagri, Pasar Minggu, Jakarta, Selasa (28/2/2017).

CEO ACC Jodjana Jody mengemukakan, kerja sama ini sangat membantu dalam meningkatkan akurasi data pelanggan ACC. Hal tersebut dapat mempersingkat proses verifikasi data pelanggan sehingga waktu verifikasi pembiayaan ACC lebih efisien, dan pelanggan pun dapat merasakan kenyamanan.

"Kami ingin memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan dengan cepat, aman dan nyaman. Dengan adanya sistem data menggunakan NIK Kartu Tanda Penduduk (KTP) proses kredit akan lebih singkat. Di mana petugas tidak perlu lagi ke lokasi untuk mencek data satu per satu. Semua data sudah ada tinggal klik di sistem, semua terbuka," ujarnya.

Jody menuturkan, selama ini banyak terjadi oknum nasabah yang melakukan duplikasi data KTP. Sehingga, menimbulkan masalah bagi perusahaan pembiayaan. Tanpa akurasi data, hal ini menjadi celah bagi mereka untuk melakukan tindakan penggelapan.

"Dengan adanya KTP elektronik semua dapat diminimalisir. Karena seluruh data akan terekam. Jika terjadi duplikasi akan cepat terdeteksi. Saya rasa penggunaan nomor id kartu penduduk sangat powerfull," katanya.

Untuk itu, lanjut Jody, pihaknya bersama asosiasi perusahaan pembiayaan sepakat untuk menjadikan KTP elektronik dan NPWP (nomor peserta wajib pajak) sebagai salah satu syarat pengajuan leasing. "Dengan adanya akurasi data kependudukan ini, ACC sebagai pelaku bisnis pembiayaaan diharapkan dapat tumbuh cepat dan sehat," tandasnya.

Sementara itu, Dirjen Dukcapil Kemendagri Profesor Zudan Arif Fakrullah memaparkan, langkah kerja sama ini sesuai dengan program pemerintah. Sebagai unsur pelaksana dari Kementerian Dalam Negeri di bidang kependudukan dan pencatatan sipil, pihaknya mengoptimalkan fungsi data kependudukan bagi semua pihak termasuk pelaku bisnis.

"Kami juga telah melakukan kerja sama dengan lembaga atau perusahaan lain terkait penggunaan NIK kependudukan. PKS (perjanjian kerja sama) dengan ACC merupakan ke-206. Dalam kerja sama ini, sebagai konvensasi pihak perusahaan pembiayaan juga harus melaporkan data nasabah terkait penggunaan NIK kepada pemerintah," ujarnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
ACC Beri Penghargaan...
ACC Beri Penghargaan untuk Pelanggan Terbaik
Sri Sultan Hamengku...
Sri Sultan Hamengku Buwono X Resmikan Digital Operation Center ACC
Sambut HUT Ke-40, ACC...
Sambut HUT Ke-40, ACC Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Depok
Meningkatkan Pemahaman...
Meningkatkan Pemahaman Literasi Keuangan di Kalangan Masyarakat Palembang
Pembuktian Kinerja Astra...
Pembuktian Kinerja Astra Credit Companies sebagai Perusahaan Pembiayaan
Rayakan Idul Adha 1446H,...
Rayakan Idul Adha 1446H, ACC Bagikan Ratusan Hewan Kurban
Berita Terkini
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
25 menit yang lalu
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
34 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
1 jam yang lalu
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
2 jam yang lalu
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
3 jam yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
3 jam yang lalu
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved