BPS Akui Harta Empat Orang Kaya RI Setara 100 Juta Penduduk Miskin

Rabu, 01 Maret 2017 - 15:17 WIB
BPS Akui Harta Empat...
BPS Akui Harta Empat Orang Kaya RI Setara 100 Juta Penduduk Miskin
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengaku sependapat dengan lembaga pembangunan nirlaba asal Inggris, yakni Oxfam yang menyatakan bahwa kondisi ketimpangan di Indonesia semakin terlihat. Terlebih dengan kenyataan bahwa empat orang terkaya di Indonesia memiliki kekayaan setara dengan 100 juta penduduk termiskin di Tanah Air.

Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan, data yang digunakan BPS dan Oxfam untuk mengukur ketimpangan di Indonesia memang berbeda. BPS selama ini menggunakan angka gini rasio yang diukur menurut pengeluaran guna mengukur ketimpangan di Tanah Air. "BPS setiap tahun menghitung ketimpangan melalui gini rasio. Angka terakhir (gini rasio) 0,39," katanya di Gedung BPS, Jakarta, Rabu (1/3/2017).

(Baca Juga: Kekayaan Empat Orang Indonesia Setara 100 Juta Penduduk Miskin )

Meskipun tolak ukur yang digunakan berbeda, namun kata dia, fenomena yang ditemukan tetap sama dimana ketimpangan di Indonesia masih sangat lebar. Di antaranya terlihat dari ketimpangan kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang layak serta ketimpangan mengakses permodalan. "Ketimpangan masih jadi PR besar dan kedepan perlu dilakukan berbagai langkah untuk menurunkan ketimpangan," imbuh dia.

Menurutnya, saat ini pemerintah tengah membuat strategi untuk mengatasi ketimpangan, seperti melalui redistribusi aset guna memperkuat akses masyarakat terhadap permodalan. "Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, pendidikan vokasi untuk sektor tertentu seperti pariwisata. jadi meskipun datanya berbeda (antara BPS dan Oxfam), tapi kesimpulan sama bahwa ketimpangan masih jadi PR besar untuk Indonesia," tandasnya.

Sebelumnya, kesenjangan ekonomi yang semakin melebar di Indonesia mendapatkan peringatan dari Lembaga pembangunan nirlaba asal Inggris yakni Oxfam, lantaran bisa merusak perekonomian nasional. Kondisi kesenjangan ekonomi RI semakin terlihat ketika empat orang terkaya di Indonesia memiliki kekayaan setara dengan 100 juta penduduk termiskin di Tanah Air.

Lebarnya kesenjangan ekonomi Indonesia menjadi sorotan Oxfam, yang dijuluki sebagai salah satu negara paling tidak seimbang di dunia. Dimana jumlah miliuner di Indonesia telah meningkat dari hanya satu orang pada tahun 2002 menjadi 20 pada 2016. "Sejak tahun 2000, pertumbuhan ekonomi telah diambil dari Indonesia," begitu tulis Oxfam dalam laporannya.

"Namun, manfaat dari pertumbuhan ekonomi tersebut belum di bagi rata, dan jutaan telah dibiarkan hidup di bawah garis kemiskinan terutama perempuan," sambung laporan itu seperti dikutip dari The Guardian.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Kepala BPS RI Siapkan...
Kepala BPS RI Siapkan Sensus Pertanian dan Canangkan Desa Cantik di Pangkep
Jumlah Orang Indonesia...
Jumlah Orang Indonesia Bepergian ke Luar Negeri Naik 55 Persen
Tumbuh 53 Persen, Oktober...
Tumbuh 53 Persen, Oktober 2021 Ekspor RI Capai Rp312 Triliun
BPS: Impor Indonesia...
BPS: Impor Indonesia Naik 1,64% di Juli 2022
Angka Kemiskinan dan...
Angka Kemiskinan dan Pengangguran di Natuna Naik, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
16 menit yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
30 menit yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
2 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
3 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
4 jam yang lalu
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
9 jam yang lalu
Infografis
Januari 2025, Tercatat...
Januari 2025, Tercatat 146,5 Juta Orang Indonesia Memakai Pinjol
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved