Sudah Mahal, Gas Melon Jarang Terlihat di Tanah Laut

Kamis, 02 Maret 2017 - 22:39 WIB
Sudah Mahal, Gas Melon...
Sudah Mahal, Gas Melon Jarang Terlihat di Tanah Laut
A A A
PELAIHARI - Warga Tanah Laut, Kalimantan Selatan, saat ini direpotkan dengan sering menghilangnya gas elpiji 3 kg atau gas tabung melon di pasaran. Selain langka, harga elpiji 3 kg juga jauh dari harga eceran tertinggi atau HET.

Dalam satu pekan terakhir, harga elpiji 3 kg sempat menembus Rp35.000. Padahal harga dipangkalan Rp17.500.

Langkanya elpiji 3 kg tersebut membuat kelimpungan masyarakat Tanah Laut, khususnya di Pelaihari, ibukota kabupaten Tanah Laut. Tidak jarang warga harus berkeliling kota untuk sekadar mendapatkan satu tabung gas melon.

Wiji Lestari salah seorang pemilik warung nasi goreng mengaku cukup kerepotan dengan sering langkanya elpiji 3 kg. Selain langka menurut Wiji harganya juga jauh di atas harga HET.

“Saya baru saja membeli gas elpiji 3 kg dengan harga Rp28.000, harga ini masih lebih baik dibandingkan dua hari lalu, ketika itu harga elpiji 3 kg dijual pengecer Rp35.000,” kata Wiji kepada MNC Media, Kamis (2/3/2017).

Keluhan penjual nasi goreng di Kelurahan Angsau ini, dibenarkan ibu rumah tangga di beberapa tempat di kota Pelaihari. Padahal menurut mereka saat dilakukan konversi, Pertamina menjamin tidak akan terjadi kelangkaan seperti saat masih menggunakan minyak tanah.

Sementara itu, Eko Tarmanto, salah satu pemilik pangkalan gas elpiji di Angsau mengakui saat ini pihaknya tidak dapat memenuhi permintaan warga, karena kuota yang mereka dapatkan dari agen masih kurang.

“Pangkalan saya setiap bulannya paling banyak hanya menyalurkan 400 tabung per bulan, kadang-kadang hanya 200 tabung saja, padahal di kontrak pangkalan saya mendapat jatah 1.500 tabung per bulan,” kata Eko Tarmanto.

Karena itu, kata Eko, setiap pasokan gas datang tidak bertahan lama. Dalam beberapa jam sudah habis dibeli warga sekitar pangkalan.

Penyaluran elpiji 3 kg di Kabupaten Tanah Laut sendiri, per bulannya mencapai 90.000 tabung. Dan dilayani oleh lima agen yang ada di Kecamatan Bati-Bati dan Kecamatan Pelaihari. Sementara pengisian elpiji 3 kg masih dilakukan di Banjarmasin atau Banjar Baru.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Daftar Lengkap Kenaikan...
Daftar Lengkap Kenaikan Harga Gas LPG 5,5 Kg dan 12 Kg di Seluruh Indonesia
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Harga LPG Naik, Pedagang:...
Harga LPG Naik, Pedagang: Masyarakat Bisa Pindah ke Tabung Melon
Bahlil Buka Suara Soal...
Bahlil Buka Suara Soal Kenaikan Harga LPG 12 Kg: Pemerintah Hanya Jamin Gas Subsidi
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Berita Terkini
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
18 menit yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
10 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
10 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
11 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
12 jam yang lalu
Infografis
El Clasico di Tanah...
El Clasico di Tanah Borneo: Misi Persija Putus Dominasi Persib
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved