Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat USD Melemah

Sabtu, 04 Maret 2017 - 09:23 WIB
Harga Minyak Dunia Melonjak...
Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat USD Melemah
A A A
JAKARTA - Harga minyak dunia melonjak akibat melemahnya dolar Amerika Serikat (USD) mendorong pembelian. Namun, investor tetap berhati-hati setelah angka produksi Rusia menunjukkan kepatuhan lemah dengan kesepakatan global untuk memangkas produksi.

Seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (4/3/2017), harga minyak Brent naik 82 sen atau 1,5% ke level USD55,90 per barel, memulihkan beberapa kerugian pada Kamis. Sementara, harga minyak AS, West Texas Intermediate (WTI) juga naik 72 sen menjadi USD53,33 per barel atau naik 1,4%.

Kedua benchmark telah diperdagangkan dalam kisaran ketat sepanjang tahun ini. Puncak minyak mentah AS tahun ini sebesar USD55,24 per barel pada perdagangan hari pertama 2017 dan terendah berada pada posisi USD50,71 per barel yang terjadi pada akhir Januari.

Minyak kembali naik di akhir sesi karena USD melemah setelah pidato Ketua Federal Reserve (The Fed) Janet Yellen. Indeks USD turun 0,7%, tergelincir di akhir perdagangan setelah pernyataan Yellen, yang mengisyaratkan suku bunga anak naik pada pertemuan yang akan digelar pada 14-15 Maret.

Pengeboran minyak AS menambahkan rig untuk pekan ketujuh, jumlah rig naik dan menjadi 609, sebagian besar sejak Oktober 2015. "Untuk sebagian besar, kenaikan suku bunga dalam waktu dekat mungkin sudah dihargai dalam USD," kata Sarp Ozkan, manajer DrillingInfo untuk analisis energi.

Kekuatan USD cenderung menekan harga minyak, karena perdagangan global dalam minyak bumi dilakukan dalam USD. Kenaikan hargta minyak dibatasi oleh keprihatinan atas kepatuhan oleh produsen di luar Organisasi Negara Pengekspor Minyak, dengan kesepakatan global untuk mengekang kelebihan pasokan.

Produksi minyak Rusia pada Februari tidak berubah dari Januari di level 11.110.000 barel per hari (bph), data kementerian energi menunjukkan, dengan pemotongan dari Oktober 2016 tingkat tersisa di level 100.000 barel per hari, atau sepertiga dari janji Moskow dalam perjanjian dengan OPEC.

Data resmi AS juga menunjukkan persediaan minyak mentah di konsumen minyak terbesar dunia naik untuk pekan ke delapan berturut ke rekor 520.200.000 barel.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
17 menit yang lalu
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
10 jam yang lalu
Pegadaian Gelar LEXIS...
Pegadaian Gelar LEXIS 2026, Langkah Strategis Layani Masyarakat di Tengah Transformasi Hukum Nasional
10 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
10 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
10 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
11 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved