Panen Raya, Petani Kekurangan Tenaga Pemanen

Selasa, 07 Maret 2017 - 01:12 WIB
Panen Raya, Petani Kekurangan...
Panen Raya, Petani Kekurangan Tenaga Pemanen
A A A
PEKALONGAN - Para petani di Desa Bataran Kelurahan Krapyak Kecamatan Pekalongan Utara Kota Pekalongan, melakukan panen raya, Senin (6/3). Namun, para petani terkendala minimnya tenaga pemanen padi setiap panen raya tiba.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Kelompok Tani Cangkring Kecamatan Pekalongan Utara, Budiharso. Menurutnya, para tenaga pemanen biasanya didatangkan dari daerah lain. "Tenaga pemanen memang pendatang semua. Kami tidak ada tenaga pemanen. Biasanya tenaga pemanen itu kami datangkan dari Kabupaten Batang," jelasnya.

Akibatnya, tak jarang proses pemanenan menjadi molor. Sebab, hasil panen tidak bisa diambil dengan maksimal. "Saat panen raya kadang beberapa daerah berbarengan. Jadi para tenaga pemanen itu masih memanen di daerah lain, jadi kami terpaksa menunggu mereka," ungkap dia.

"Sedangkan kalau terlalu lama menunggu kan panen juga tidak maksimal. Jadi misal padi yang seharusnya dipanen hari ini, tapi baru dipanen besok, bisa membuat sebagian padinya sudah jatuh atau rontok. Sehingga bisa mengurangi hasil panen kai," sambungnya,

Pihaknya juga berharap ada bantuan dari pemerintah terkait perluasan lahan. Sebab, selama ini lahan sekitar sawah pertanian berupa rawa."Sekarang saluran irigasi sudah mending diperbaiki, tapi kami harap agar lahan pertanian bisa ditambah," harap Budiharso

"Jadi sebagian lahan ada yang berupa rawa, harapannya bisa digunakan lagi sebagai sawah. Saat ini masih banyak rumpun-rumpunnya. Kami harap itu bisa diratakan dan dbersihkan. Jadi kami bisa lebih banyak menanam padi dan maju," paparnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan Agus Jati Waluyo, membenarkan hal itu. Selain tenaga pemanen, para petani setempat juga terkendala saluran irigasi yang tidak lancar.

"Lokasi sini merupakan daerah irigasi paling ujung utara. Sehingga sering mendapatkan masalah saat musim kemarau terjadi. Oleh sebab itu kami minta para petani agar bisa tanam lebih cepat, sehingga bisa mengurangi resiko kekurangan air," katanya.

Dijelaskan, jaringan saluran irigasi tersebut dari Kelurahan Kuripan hingga Kelurahan Grogolan lancar. Namun sauran irigasi setelahnya, menuju ke utara sering bermasalah. "Sementara kalau irigasi dengan pompa, juga agak sulit. Sebab bergantung dengan kondisi sungai itu sendiri," ujar dia

Diungkapkan, pada panen kemarin setidaknya setiap hektar lahan pertanian setempat bisa menghasilkan 9,18 ton. Total lahan sawah setempat yang sudah dipanen mencapai 20 hektar. "Tapi saat panen masih dijumpai kehilangan hasil, baik saat memanen, merontok maupun mengemasnya dalam karung," ungkapnya.

Sementara itu Dandim 0710 Pekalongan, Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi, mengaku mendukung upaya petani setempat. Hal itu sebagai upaya mendukung ketahanan pangan di Kota Pekalongan.

"Kami siap membantu pemda, untuk membantu mewujudkan ketahanan pangan. Ini juga sesuai dengan MoU antara Kementrian Pertanian dengan KASAD untuk mencapai swasembada pangan," katanya.

Pihaknya juga siap membantu masyarakat dengan meminjamkan traktor yang ada. Para petani setempat bisa mengambil untuk meminjam traktor tersebut di Makodim 0710 Pekalongan. "Kami siap pinjamkan traktor, para petani tinggal datang saja ke kantor untuk mengambilnya," tambahnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dinas LHK Jaktim Kenalkan...
Dinas LHK Jaktim Kenalkan Anak dengan Urban Farming Sejak Dini
Kreativitas Warga Papanggo,...
Kreativitas Warga Papanggo, Ubah Lahan Terlantar Jadi Pertanian Produktif
Sekolah Pertanian Berbasis...
Sekolah Pertanian Berbasis Digital Dibangun Pemerintah Tahun Depan
Sarasehan Pertanian...
Sarasehan 'Pertanian Berkelanjutan dan Adopsi Teknologi Modern'
Kelurahan Sunter Agung...
Kelurahan Sunter Agung Kembangkan Sistem Pertanian Perkotaan Rumah Kaca
Dinas Pertanian Sleman...
Dinas Pertanian Sleman Diminta Edukasi Petani Milenial untuk Tingkatkan Produksi
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 menit yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
38 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
50 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
2 jam yang lalu
Infografis
Peta Israel Raya, Provokasi...
Peta Israel Raya, Provokasi Zionis atau Rencana Nyata?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved