IHSG Naik Tipis, Mayoritas Bursa Asia Menguat Ditengah Isu The Fed
Selasa, 07 Maret 2017 - 09:52 WIB
IHSG Naik Tipis, Mayoritas Bursa Asia Menguat Ditengah Isu The Fed
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (7/3/2017) dibuka naik 0,11% atau 6,20 poin ke level 5.416,02.
IHSG pada penutupan perdagangan Senin (6/3/2017) berakhir menguat. 18,60 poin atau 0,35% ke level 5.409,82. Dan sepanjang Senin, indeks diperdagangkan di level 5.386,82 hingga 5.406,23.
Dari 286 saham yang diperdagangkan, 104 menguat, 104 stagnan dan 78 tertekan. Sektor perkebunan memimpin penguatan dengan naik 2,08% sedangkan sektor aneka industri melemah 0,42%.
Nilai transaksi saham pada pagi ini mencapai Rp685 miliar dari 1,72 miliar saham yang diperjualbelikan. Transaksi bersih asing negatif Rp10,49 miliar dengan aksi jual asing Rp179,72 miliar berbanding aksi beli asing Rp169,23 miliar.
Sementara itu, melansir dari CNBC, Selasa ini, bursa saham Asia goyah setelah meningkatnya harapan bahwa Federal Reserve akan mengetatkan kebijakan moneter pada minggu depan.
Australia ASX 200 kembali dibuka hijau dengan naik 0,42%, setelah keputusan bank sentral Australia mempertahankan kebijakan moneter. Sedangkan Nikkei 225 Jepang turun 0,13%.
Melintasi Selat Korea, Kospi menguat 0,33% kendati ada ketegangan geopolitik usai Korut melakukan uji coba rudal balistik kemarin.
Indeks Shanghai China naik 0,05% dan Shenzen bertambah 0,16%. Sementara itu, Hang Seng Hong Kong juga naik 0,32%.
IHSG pada penutupan perdagangan Senin (6/3/2017) berakhir menguat. 18,60 poin atau 0,35% ke level 5.409,82. Dan sepanjang Senin, indeks diperdagangkan di level 5.386,82 hingga 5.406,23.
Dari 286 saham yang diperdagangkan, 104 menguat, 104 stagnan dan 78 tertekan. Sektor perkebunan memimpin penguatan dengan naik 2,08% sedangkan sektor aneka industri melemah 0,42%.
Nilai transaksi saham pada pagi ini mencapai Rp685 miliar dari 1,72 miliar saham yang diperjualbelikan. Transaksi bersih asing negatif Rp10,49 miliar dengan aksi jual asing Rp179,72 miliar berbanding aksi beli asing Rp169,23 miliar.
Sementara itu, melansir dari CNBC, Selasa ini, bursa saham Asia goyah setelah meningkatnya harapan bahwa Federal Reserve akan mengetatkan kebijakan moneter pada minggu depan.
Australia ASX 200 kembali dibuka hijau dengan naik 0,42%, setelah keputusan bank sentral Australia mempertahankan kebijakan moneter. Sedangkan Nikkei 225 Jepang turun 0,13%.
Melintasi Selat Korea, Kospi menguat 0,33% kendati ada ketegangan geopolitik usai Korut melakukan uji coba rudal balistik kemarin.
Indeks Shanghai China naik 0,05% dan Shenzen bertambah 0,16%. Sementara itu, Hang Seng Hong Kong juga naik 0,32%.
(ven)
Lihat Juga :