Rupiah Tetap Melaju Saat Dolar Kembali Menguat

Selasa, 07 Maret 2017 - 10:30 WIB
Rupiah Tetap Melaju...
Rupiah Tetap Melaju Saat Dolar Kembali Menguat
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) di pasar spot pada perdagangan Selasa (7/3/2017) dibuka menguat. Rupiah di indeks Bloomberg dibuka naik tipis 0,04% atau 5 poin di Rp13.345 per USD.

Kemarin, mata uang NKRI ditutup bertambah 33 poin atau 0,25% ke level Rp13.350 per USD. Dan sepanjang Senin lewat, rupiah diperdagangkan di level Rp13.342-Rp13.375 per USD.

Data Yahoo Finance, rupiah pada Selasa ini juga naik tipis 0,01% atau 2 poin ke level Rp13.344 per USD. Sebelumnya di Senin lalu, rupiah berakhir menguat 32 poin atau 0,23% ke posisi Rp13.348 per USD. Dan sepanjang Senin kemarin diperdagangkan di kisaran Rp13.332-Rp13.380 per USD.

Sementara itu, data SINDOnews yang bersumber dari Limas, Selasa (7/3/2017) berada di level Rp13.346 per USD, terapresiasi 19 poin dari posisi penutupan kemarin Rp13.365 per USD.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar (Jisdor) Bank Indonesia, pada Selasa ini, rupiah dipatok Rp13.350 per USD, atau terapresiasi 14 poin dari posisi kemarin di level Rp13.364 per USD.

Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan menguatnya rupiah peningkatan investasi asing di Indonesia, sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan ketahanan cadangan devisa Indonesia melalui Penanaman Modal Asing.

Sementara itu, dolar AS memegang keuntungan pada perdagangan Selasa ini, terangkat oleh hampir pastinya kenaikan suku bunga oleh The Fed pada Maret ini. Mengutip dari Reuters, Selasa (7/3/2017), indeks USD menguat terhadap sekeranjang mata uang utama menjadi 101,68 DXY.

Hal ini membuat Euro melemah ke level USD1,0579 per USD. Dan yen juga melemah ke 113,92 melawan greenback sedangkan dolar Australia mengambil keuntungan 0,7577 per USD.

Meski kenaikan dolar didukung oleh ekspektasi kenaikan suku bunga Tge Fed, namun beberapa analis mengatakan dolar tidak akan reli lebih lanjut kecuali Presiden AS Donald Trump mengumumkan kebijakan ekonomi lebih rinci.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
5 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
5 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
7 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved