Laju Rupiah Tertahan Karena Mulai Naiknya USD

Selasa, 07 Maret 2017 - 17:25 WIB
Laju Rupiah Tertahan...
Laju Rupiah Tertahan Karena Mulai Naiknya USD
A A A
JAKARTA - Laju rupiah pada penutupan petang ini tertahan seiring menguatnya dolar Amerika Serikat (USD) di pasar Asia. Mata uang NKRI di indeks Bloomberg, Selasa (7/3/2017) berakhir stagnan di level Rp13.350 per USD.

Pagi tadi, rupiah dibuka naik tipis 0,04% atau 5 poin di Rp13.345 per USD. Sepanjang Selasa ini, rupiah diperdagangkan di kisaran Rp13.340-Rp13.355 per USD.

Sementara itu, data Yahoo Finance, rupiah pada Selasa ini ditutup naik tipis 3 poin atau 0,02% ke posisi Rp13.343 per USD. Awal perdagangan, mata uang Garuda dibuka naik tipis 0,01% atau 2 poin ke level Rp13.344 per USD. Dan seharian ini, rupiah bergerak di kisaran Rp13.332-Rp13.350 per USD.

Data SINDOnews yang bersumber dari Limas, rupiah ditutup melemah 19 poin ke level Rp13.365 per USD. Pada pagi tadi, rupiah dibuka di posisi Rp13.346 per USD.

Penguatan terbatas rupiah ini seiring mulai kembali bergairahnya USD. Mengutip dari Reuters, Selasa (7/3), indeks USD bergerak naik seiring dengan harapan besar kenaikan suku bunga oleh The Fed pada pekan depan.

Indeks USD yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama naik tipis 0,1% menjadi 101,70 DXY. Alhasil USD menguat 0,2% terhadap poundsterling Inggris menjadi USD1,2211 GBP. Namun dolar hampir stagnan terhadap yen dengan diperdagangkan di ¥113,94 per USD dan terhadap euro USD1,0580 EUR.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
5 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
5 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
6 jam yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
6 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
7 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
7 jam yang lalu
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved