Lembaga Jepang Perbaiki Outlook Rating RI Jadi Positif

Selasa, 07 Maret 2017 - 17:38 WIB
Lembaga Jepang Perbaiki...
Lembaga Jepang Perbaiki Outlook Rating RI Jadi Positif
A A A
JAKARTA - Lembaga pemeringkat Japan Credit Rating Agency, Ltd (JCR) memperbaiki Outlook Sovereign Credit Rating Republik Indonesia dari stable menjadi positive, sekaligus mengafirmasi rating pada BBB- (Investment Grade) pada 7 Maret 2017.

Dalam siaran pers-nya hari ini, JCR menyatakan terdapat dua faktor kunci yang mendukung perbaikan outlook Sovereign Credit Rating Indonesia. Pertama, perbaikan iklim investasi yang didorong oleh berbagai paket kebijakan ekonomi.

Kedua, perlambatan utang luar negeri swasta seiring diimplementasikannya prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan utang luar negeri korporasi non-Bank yang diatur oleh Bank Indonesia (BI).

Lebih lanjut JCR menyebutkan bahwa implementasi 14 paket kebijakan ekonomi yang telah diterbitkan pemerintah sejak September 2015 dalam rangka meningkatkan daya saing industri, daya beli masyarakat, investasi, ekspor, efisiensi sektor logistik serta pariwisata, mencerminkan tingginya upaya pemerintah dalam melakukan reformasi struktural.

Gubernur Bank Indonesia, Agus DW Martowardojo menyatakan, perbaikan outlook JCR merupakan hasil upaya berkelanjutan pemerintah dan otoritas Indonesia dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dengan tetap menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan Indonesia di tengah dinamika perekonomian global.

"Perbaikan outlook tersebut menambah keyakinan pemangku kepentingan internasional terhadap prospek perekonomian Indonesia yang semakin baik ditopang oleh fundamental ekonomi yang semakin kuat," katanya, Jakarta, Selasa (7/3/2017).

BI akan senantiasa menerapkan bauran kebijakan kredibel dan konsisten, serta berkoordinasi dengan pemerintah guna memastikan ketahanan ekonomi domestik terhadap gejolak eksternal, termasuk untuk terus mendukung implementasi reformasi struktural.

JCR sebelumnya mempertahankan Sovereign Credit Rating Indonesia pada BBB-/stable outlook pada 1 Februari 2016.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
28 menit yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
36 menit yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
2 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
3 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
3 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved