Pemerintah Disebut Tak Punya Uang untuk Serap 51% Saham Freeport

Selasa, 07 Maret 2017 - 20:45 WIB
Pemerintah Disebut Tak...
Pemerintah Disebut Tak Punya Uang untuk Serap 51% Saham Freeport
A A A
JAKARTA - Keinginan pemerintah menyerap divestasi 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI) menurut Ekonom Faisal Basri bakal sulit terwujud. Pasalnya dia menilai pemerintah tidak mempunyai uang untuk mengamankan sebagian saham perusahaan raksasa tambang asal Amerika Serikat (AS) tersebut.

(Baca Juga: Digugat, Luhut Pede BUMN Siap Ambil Alih Freeport )

Faisal mempertanyakan kekuatan dana pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mengambil alih tambang Papua. Jikapun ada uangnya, divestasi itu dinilai tidak berdampak ke pertumbuhan ekonomi.

"Ada opsi 51% itu uangnya berapa pertanyaannya? Uangnya darimana? Katakan ada uang, enggak nambah pertumbuhan ekonomi, enggak efek sumbangan perekonomian cuma berubah kepemilikan," ujarnya di Jakarta, Selasa (7/3/2017).

Selain itu, pemerintah disebutnya memiliki risiko dalam mengelola tambang Freeport. Soalnya, harga komoditas sedang lesu termasuk pertambangan. "Dulu milik Freeport lalu pemerintah efeknya enggak ke produksi? Kalau untung? Kalau rugi? Saham di tambang, pemerintah enggak ada investasi karena enggak mau tanggung risiko," katanya.

Menurut dia harga saham Freeport kalau divestasi lewat pasar modal juga tidak bisa dipastikan, karena jika anjlok maka pemerintah menanggung akibatnya. "Sekarang pemerintah mau 51%. Harga saham anjlok, nah ini gila pemerintah berbisnis," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Berita Terkini
Aplikasi Strava Kena...
Aplikasi Strava Kena Pajak 11%, DJP: Hanya Untuk yang Berlangganan
16 menit yang lalu
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
1 jam yang lalu
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
1 jam yang lalu
M2P Fintech Dorong Industri...
M2P Fintech Dorong Industri Keuangan Perkuat Sistem Anti-Fraud Berbasis AI
1 jam yang lalu
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
2 jam yang lalu
Said Iqbal Minta Pajak...
Said Iqbal Minta Pajak JHT Dihapus bagi Seluruh Penerima
2 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Minta 50%...
Donald Trump Minta 50% Saham TikTok untuk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved