Jisdor BI: Rupiah Anjlok 20 Poin ke Rp13.393/USD

Jum'at, 10 Maret 2017 - 10:26 WIB
Jisdor BI: Rupiah Anjlok...
Jisdor BI: Rupiah Anjlok 20 Poin ke Rp13.393/USD
A A A
JAKARTA - Pergerakan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada Jumat (10/3/2017) kembali dibuka melemah. Rupiah di indeks Bloomberg, dibuka turun tipis 3 poin atau 0,02% ke posisi Rp13.393 per USD.

Kemarin rupiah berakhir jatuh 40 poin atau 0,30% ke posisi Rp13.390 per USD. Dan sepanjang Kamis lalu, rupiah berada di kisaran Rp13.361-Rp13.394 per USD.

Data Yahoo Finance, Jumat ini, rupiah dibuka berada di level Rp13.393 per USD atau melemah 8 poin dari posisi Kamis lalu di angka Rp13.385 per USD.

Sementara itu, data SINDOnews yang bersumber dari Limas, hari ini rupiah diperdagangkan di level Rp13.440 per USD, turun 60 poin dari posisi kemarin di level Rp13.380 per USD.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah pada Jumat (10/3) dibuka di level Rp13.393 per USD, terdepresiasi 20 poin dari posisi kemarin di Rp13.373 per USD.

Melemahnya rupiah disebabkan investor yang menanti keputusan Federal Reserve untuk menaikkan tingkat suku bunga. Rupiah juga terkena sentimen dari menjelang rilis data nonfarm payroll AS pada Jumat waktu AS, yang berimplikasi pada pasar global.

Mengutip dari Reuters, Jumat ini, indeks USD menguat tinggi setelah enam pekan karena investor sedang menunggu data nonfarm payroll Amerika. Indeks USD yang melacak greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, naik tipis 0,1% ke 101,94 DXY.

Alhasil USD naik 0,3% terhadap yen Jepang menjadi ¥115,24, merupakan tingkat tertinggi sejak 27 Januari. Namun euro naik 0,1% terhadap USD menjadi USD1,0590 EUR.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
7 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
8 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
8 jam yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
9 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
9 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
9 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved