Produk Sawit RI Dipersulit Masuk Eropa, Timbulkan Image Buruk

Minggu, 12 Maret 2017 - 16:38 WIB
Produk Sawit RI Dipersulit...
Produk Sawit RI Dipersulit Masuk Eropa, Timbulkan Image Buruk
A A A
JAKARTA - Produk sawit Indonesia kembali dipersulit untuk masuk ke Uni Eropa. Hal ini terjadi setelah Parlemen Eropa, Komite Lingkungan, Kesehatan Masyarakat dan Keamanan Pangan melakukan voting terkait hal tersebut.

Hasil voting menyepakati bahwa sawit menyebabkan deforestasi, degradasi habitat, masalah hak azasi manusia, standar sosial yang tidak patut dan masalah tenaga kerja anak. Implikasi dari laporan tersebut bisa saja menghentikan penggunaan minyak sawit dari program biodiesel Eropa pada 2020.

Ketua Umum Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhapi) Bayu Khrisnamurti menilai, hasil voting parlemen Eropa merupakan tindakan politik dari sebagian anggota parlemen agar produk sawit Indonesia dicap buruk di Eropa.

"Voting itu sendiri sudah merupakan tindakan politik sebagian dari parlemen Uni Eropa yang menjelek-jelekkan produk kita dengan tidak benar," katanya saat dikonfirmasi SINDOnews di Jakarta, Minggu (12/3/2017).

Menurutnya, voting tersebut merupakan kampanye hitam yang nyata dilakukan lembaga resmi sekelas Uni Eropa. Dosen Senior Institut Pertanian Bogor (IPB) ini pun menyayangkan terjadinya hal tersebut.

Meskipun saat ini produk sawit Indonesia masih diperbolehkan masuk Eropa, namun voting tersebut menciptakan image buruk terhadap produk Indonesia. Dia menegaskan, Indonesia harus memperjuangkan kepentingan nasional melalui langkah diplomasi yang bermartabat.

"Prinsipnya, kita harus memperjuangkan kepentingan kita melalui langkah diplomasi yang bermartabat dan terhormat. Image yang baik dari produk kita adalah kepentingan kita," ujuar dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramalan 2022: Produksi...
Ramalan 2022: Produksi Minyak Sawit Indonesia dan Malaysia Bakal Meningkat
Indonesia Jadi Faktor...
Indonesia Jadi Faktor Penentu Pembentukan Harga CPO Dunia
Dongkrak Harga TBS,...
Dongkrak Harga TBS, DMO dan DPO Sawit Perlu Segera Dicabut
Gapki Catat Produksi...
Gapki Catat Produksi CPO Naik 9,2% Jadi 4,5 Juta Ton di Oktober 2023
GAPKI Dorong Industri...
GAPKI Dorong Industri Sawit Jadi Andalan Hadapi Potensi Krisis 2023
Ambles 17,49% Sepekan,...
Ambles 17,49% Sepekan, Harga CPO Naik Tipis Hari Ini
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved