Dua Perusahaan Raksasa Energi Inggris Melebur

Selasa, 14 Maret 2017 - 10:55 WIB
Dua Perusahaan Raksasa...
Dua Perusahaan Raksasa Energi Inggris Melebur
A A A
LONDON - Amec Foster Wheeler telah sepakat terkait pengambilalihan oleh Wood Group senilai 2,2 miliar poundsterling, untuk menyatukan dua perusahaan raksasa energi asal Inggris. Wood Group berharap dapat melakukan penghematan 110 juta pounds dari usaha gabungan tersebut, dalam upaya memberikan pelayanan untuk migas, bahan kimia dan sektor pertambangan.

Seperti dilansir BBC, Selasa (14/3/2017) kesepakatan keduanya bakal menciptakan sebuah perusahaan gabungan dengan nilai sekitar 5 miliar pounds. Tercatat setelah keputusan itu saham Amec melonjak 14,7% menjadi 561 p, sementara saham Aberdeen Wood Group naik 4,4% menjadi 785 p. Sementara Wood Group sendiri menawarkan sebesar 564 p saham untuk rival Inggris mereka.

"Jika melihat nilainya atas Amec, Wood Group sepertinya ingin mengkonsolidasikan bisnisnya di laut utara Inggris serta memperluas lini produk di Amerika Serikat hingga bila memungkinkan untuk memperluas penjualan," ujar seorang analis Mark Wilson di Jefferies.

Kesepakatan ini terjalin di tengah momen sulit untuk kedua bisnis di tengah volatilitas harga minyak yang terus terjadi. Amec berencana menaikkan tawaran menjadi 500 juta pounds pekan depan, meskipun telah ditangguhkan. Dana itu seharusnya bakal digunakan untuk mengurangi utang senilai 1 miliar pounds dan eorganisasi perusahaan. Sebelumnya telah dibentuk usaha gabungan antara Amec perusahaan asal Amerika yakni Foster Wheeler tiga tahun yang lalu.

Pada awal pekan, Amec juga mengumumkan bahwa pendapatan perusahaan tahun lalu mengalami kejatuhan 8% atau setara dengan 5,4 miliar pounds, ketika pelemahan pasar minyak dan gas (Migas) masih terus berlanjut. Selain itu keuntungan mereka juga sedikit tergelincir 56 juta pounds menjadi 318 juta pounds.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menanti Gebrakan Ekonomi...
Menanti Gebrakan Ekonomi PM Inggris Rishi Sunak
Keuangan Inggris Terburuk...
Keuangan Inggris Terburuk Sejak 1945, Menkeu Baru Rachel Reeves Salahkan Pendahulunya
Ekonomi Inggris di Ambang...
Ekonomi Inggris di Ambang Kolaps, Krisis 1976 Bakal Terulang?
Inggris Masih Resesi,...
Inggris Masih Resesi, Ekonominya Minus 9,6 Persen pada Kuartal III
5 Fakta Resesi Ekonomi...
5 Fakta Resesi Ekonomi Inggris dan Apa Saja Dampaknya
Ekonomi Inggris Jatuh...
Ekonomi Inggris Jatuh ke Dalam Resesi pada Akhir 2023
Berita Terkini
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
16 menit yang lalu
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
9 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
9 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
10 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
10 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
11 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved