USD Bangkit, Rupiah Sore Ini Berakhir Terjungkal
Selasa, 14 Maret 2017 - 17:04 WIB
USD Bangkit, Rupiah Sore Ini Berakhir Terjungkal
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini terjungkal alias melemah cukup tajam di tengah mulai bangkitnya USD terhadap beberapa mata uang dunia lainnya.
Posisi rupiah menurut Yahoo Finance pada hari ini ditutup di level Rp13.370/USD atau jauh memburuk dari posisi kemarin di level Rp13.334/USD. Rupiah bergerak dengan kisaran harian Rp13.335-Rp13.381/USD.
Data Bloomberg menunjukkan rupiah berakhir juga pada posisi Rp13.370/USD atau tidak lebih baik dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.356/USD. Pergerakan rupiah hari ini berada pada kisaran level Rp13.353-Rp13.385/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah berada di level Rp13.375/USD sejak pagi tadi atau sama dengan penutupan sebelumnya.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada level Rp13.360/USD. Posisi ini menguat tipis dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.364/USD.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Selasa (14/3/2017), USD naik menjelang kenaikan suku bunga AS seperti yang diharapkan Federal Reserve (The Fed), sebagai risiko politik dari pemilu Belanda dan Perancis serta keluarnya Inggris dari Uni Eropa telah membebani mata uang Eropa.
Indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama naik ke level 101,67. Euro yang pada Senin mencapai level tertinggi dalam lima pekan di atas 1,07 per USD setelah adanya harapan bahwa Bank Sentral Eropa kembali ke program stimulus. Euro terhadap USD melemah ke level 1,0644 per USD.
Sementara, Poundsterling Sterling terhadap USD tergelincir 0,9% menjadi 1,2110 atau terendah dalam delapan pekan, karena adanya kekhawatiran yang meningkat selama referendum kemerdekaan Skotlandia kedua dan memicu Pasal 50, yang secara resmi akan memulai negosiasi Brexit.
Posisi rupiah menurut Yahoo Finance pada hari ini ditutup di level Rp13.370/USD atau jauh memburuk dari posisi kemarin di level Rp13.334/USD. Rupiah bergerak dengan kisaran harian Rp13.335-Rp13.381/USD.
Data Bloomberg menunjukkan rupiah berakhir juga pada posisi Rp13.370/USD atau tidak lebih baik dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.356/USD. Pergerakan rupiah hari ini berada pada kisaran level Rp13.353-Rp13.385/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah berada di level Rp13.375/USD sejak pagi tadi atau sama dengan penutupan sebelumnya.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada level Rp13.360/USD. Posisi ini menguat tipis dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.364/USD.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Selasa (14/3/2017), USD naik menjelang kenaikan suku bunga AS seperti yang diharapkan Federal Reserve (The Fed), sebagai risiko politik dari pemilu Belanda dan Perancis serta keluarnya Inggris dari Uni Eropa telah membebani mata uang Eropa.
Indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama naik ke level 101,67. Euro yang pada Senin mencapai level tertinggi dalam lima pekan di atas 1,07 per USD setelah adanya harapan bahwa Bank Sentral Eropa kembali ke program stimulus. Euro terhadap USD melemah ke level 1,0644 per USD.
Sementara, Poundsterling Sterling terhadap USD tergelincir 0,9% menjadi 1,2110 atau terendah dalam delapan pekan, karena adanya kekhawatiran yang meningkat selama referendum kemerdekaan Skotlandia kedua dan memicu Pasal 50, yang secara resmi akan memulai negosiasi Brexit.
(izz)