Wapres AS Kunjungi RI, Seskab Sebut Belum Ada Agenda Bahas Freeport

Kamis, 16 Maret 2017 - 12:14 WIB
Wapres AS Kunjungi RI,...
Wapres AS Kunjungi RI, Seskab Sebut Belum Ada Agenda Bahas Freeport
A A A
JAKARTA - Pembahasan kelanjutan kontrak karya PT Freeport Indonesia ditegaskan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung belum masuk dalam agenda pembicaraan saat Wakil Presiden (Wapres) Amerika Serikat (AS) Mike Pence berkunjung ke Indonesia. Dia menambahkan kunjungan pada April mendatang itu menunjukkan bahwa stabilitas politik Indonesia diakui dunia.

“Ya bahwa nanti mungkin ada pembahasan itu, saya tidak tahu karena memang materinya belum diajukan,” tegas Pramono seperti dilansir laman resmi Sekretariat Kabinet seraya menambahkan, karena ini kunjungan kepala negara sebagai wakil presiden yang baru, ada beberapa hal yang akan menjadi pembahasan terutama sebelum pertemuan G20 di Jerman.

Soal Freeport sendiri, menurut Seskab, yang ditugaskan adalah Menteri Perdagangan dan juga Menteri Sekretaris Negara untuk membahas dengan DPR. Ia menyebutkan, posisinya sudah diputuskan. “Posisinya apa saya tahu, tapi biar saja,” ujar Pramono seraya menerangkan, tidak ada surprise terkait kasus yang menyangkut PT Freeport Indonesia itu

Lebih lanjut dia menerangkan stabilitas politik Indonesia diakui dunia, dengan terlihat dari kunjungan Raja Salman dari Arab Saudi, pelaksanaan KTT IORA. Kemudian juga ada state visit dari Presiden Afrika Selatan dan juga Srilanka dan kemudian sebentar lagi Presiden Perancis Francois Hollande.

“Ini menunjukkan bahwa Indoensia sekarang ini dalam konteks global memang menjadi tumpuan dan juga harapan bagi berbagai perkembangan dunia yang begitu pesat saat ini,” terangnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
Berita Terkini
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
18 menit yang lalu
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
9 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
10 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
10 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
10 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
11 jam yang lalu
Infografis
Lawan China-Korut, Jepang-AS...
Lawan China-Korut, Jepang-AS akan Bahas Penggunaan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved