BI: Ekonomi Global Membaik Namun Perlu Banyak Waspada

Jum'at, 17 Maret 2017 - 00:12 WIB
BI: Ekonomi Global Membaik...
BI: Ekonomi Global Membaik Namun Perlu Banyak Waspada
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Tirta Segara menyampaikan, saat ini BI tengah mengamati pertumbuhan ekonomi dunia yang diperkirakan akan terus membaik. Meski demikian, BI meminta untuk tetap waspada oleh sejumlah resiko yang kemungkinan akan terjadi.

Saat ini, perekonomian global tetap tumbuh terutama didukung oleh perbaikan ekonomi negara maju dan negara-negara emerging market. "AS dan negara-negara emerging serta harga komoditas saat ini sedang meningkat. Ekonomi AS terus tumbuh didorong oleh konsumsi dan investasi, diikuti dengan ketenagakerjaan dan pendapatan yang membaik," kata dia di Gedung BI, Jakarta, Kamis (16/3/2017).

Selain itu, lanjut Tirta, untuk harga komoditas dunia termasuk harga minyak dan komoditas ekspor Indonesia tetap meningkat. Namun seperti yang telah dijelaskan, sejumlah risiko global perlu terus diwaspadai.

"Termasuk yang kami cermati tekanan inflasi yang mulai meningkat di negara maju yang dapat memicu pengetatan kebijakan moneter di negara-negara tersebut," ungkapnya.

Sementara itu, kenaikan Fed Fund Rate (FFR) lebih lanjut akan berpotensi mendorong penguatan mata uang AS dan meningkatkan cost of borrowing.

"Untuk Eropa, yang perlu kita cermati yakni permasalahan Brexit dan risiko geopolitik di sejumlah negara Eropa terkait menguatnya gelombang populisme serta risiko penyelesaian utang Yunani dapat meningkatkan ketidakpastian global," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Bank Dunia Nilai Pemulihan...
Bank Dunia Nilai Pemulihan Ekonomi Indonesia Lamban
Bos BI Ungkap 7 Jurus...
Bos BI Ungkap 7 Jurus Jaga Laju Ekonomi RI, QRIS Jadi Andalan
Tok! BI Rate Turun 25...
Tok! BI Rate Turun 25 BPS Jadi 5,50%
Deflasi Selama 4 Bulan,...
Deflasi Selama 4 Bulan, Ekonom Prediksi BI Rate Turun ke 6%
Berita Terkini
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
29 menit yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
1 jam yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
1 jam yang lalu
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
4 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
5 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
5 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved