Rupiah Dibuka Melesat ke Level Rp13.308/USD, Yen Naik Tipis

Selasa, 21 Maret 2017 - 10:20 WIB
Rupiah Dibuka Melesat...
Rupiah Dibuka Melesat ke Level Rp13.308/USD, Yen Naik Tipis
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini semakin melesat hingga menyentuh level Rp13.308/USD. Keperkasaan mata uang Garuda pada sesi pembukaan terjadi saat mata uang Negeri Paman Sam -julukan Amerika Serikat- terlihat defensif terimbas keputusan The Fed alias Bank Sentral AS.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka pada level Rp13.308/USD. Posisi ini jauh lebih baik dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.329/USD.

Data Bloomberg pagi ini juga menunjukkan penguatan rupiah pada posisi Rp13.308/USD dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp13.314/USD. Data Bloomberg menunjukkan rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.293-Rp13.322/USD.

Posisi rupiah juga terlihat berada pada jalur hijau menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, dimana sesi pagi berada di level Rp13.308/USD. Kondisi ini membaik dibandingkan awal pekan kemarin yang berakhir pada posisi Rp13.345/USD.

Di sisi lain posisi rupiah menurut Yahoo Finance pada hari ini tergelicir tipis ke level Rp13.308/USD dibanding kemarin Rp13.306/USD. Pergerakan rupiah pada hari ini berada di kisaran level Rp13.282-Rp13.327/USD.

Dikutip dari Reuters, Selasa (21/3/2017) USD bergerak defensif pada awal perdagangan Asia hari ini setelah Presiden The Fed Chicago Charles Evans memperkuat persepsi bahwa Bank Sentral AS tidak akan mempercepat laju kenaikan suku bunga. Indeks USD yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama lainnya turun 0,1% menjadi 100.35 setelah sempat merosot mencapai 100,02 dalam sesi sebelumnya.

Sementara Yen mampu naik tipis, ketika USD tergelicir 0,1% ke level 112.48 terhadap mata uang Jepang. Sebelumnya USD juga tak berdaya hingga terperosok ke posisi terdalam sejak 28 Februari di level 112.44.

Euro cenderung stabil pada posisi 1.0741 terhadap USD, namun masih berada dalam tren negatif sepanjang pekan. Pemilihan presiden di Prancis sedikit banyak memberikan sentimen bagi pergerakan mata uang. Poundsterling terlihat meningkat menjadi 1.2370 terhadap USD saat negosiasi Inggris untuk bersiap dengan Uni Eropa bakal dimulai pada 29 Maret, mendatang.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
7 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
7 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
8 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
8 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
9 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
9 jam yang lalu
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved