Kadin DKI Minta Pembangunan Infrastruktur Libatkan Pengusaha Kecil

Selasa, 21 Maret 2017 - 21:47 WIB
Kadin DKI Minta Pembangunan...
Kadin DKI Minta Pembangunan Infrastruktur Libatkan Pengusaha Kecil
A A A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta berharap pembangunan proyek infrastruktur di wilayah Ibu Kota melibatkan pengusaha kecil. Hal ini perlu dilakukan agar pembangunan berkeadilan dapat mendorong perekonomian dengan tidak hanya dikuasai segelintir pengusaha.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Eddy Kuntadi di sela-sela Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) IV/2017, Kepengurusan Masa Bakti 2013-2018, Kadin DKI Jakarta, Selasa (21/3/2017).

"Pengusaha kecil dan menengah bisa dilibatkan dalam proyek-proyek kecil, seperti pengadaan barang, atau pembangunan trotoar dan sebagainya sehingga mereka bisa diberdayakan," ujarnya.

Dia mengungkapkan, selama ini banyak proyek-proyek yang seharusnya diperuntukan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diambil alih pengusaha besar. "Proyek yang Rp1 miliar harusnya untuk UMKM. Namun, pada kenyataannya mereka atur dikumpulkan menjadi sebuah proyek yang akhirnya digarap perusahaan besar," bebernya.

Eddy mengungkapkan, Jakarta saat ini memiliki enam proyek infrastruktur besar yang sudah dibangun secara bertahap sejak 2013, dengan total investasi sekitar Rp442 triliun.

Pertama, pembangunan mass rapid transit (MRT) dengan total investasi Rp103 triliun, terdiri dari tahap I lebak Bulus hingga Bunderan HI Rp23 triliun, dan ruas Balaraja hingga Cikarang Rp70-Rp80 triliun.

Kedua, pembangunan enam rus tol sepanjang 75 km dengan investasi Rp40-Rp45 triliun. Ketiga, pembangunan Tanggul Laut Raksasa (Giant Sea Wall) di sepanjang pantai utara Jakarta dengan total investasi Rp200 triliun.

Keempat, pengembangan air minum melalui pipanisasi Jatiluhur Rp4 triliun. Proyek penyediaan air baku Jatiluhur dibangun untuk meningkatkan ketersediaan air baku di Jakarta.

Kelima, pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Ali Sadikin di Marunda, Jakarta Utara, dengan total investasi Rp50 triliun. Keenam, pengembangan pengolahan air limbah dari 2,2% menjadi 22,5 % senilai Rp40 triliun.

Namun, dari enam pembangunan infrastruktur baru beberapa dalam proses pembangunan, antara lain MRT, LRT, jalan tol, pengembangan jembatan semanggi dan revitalisasi saluran air baku ke Jakarta," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sambut Gelaran Munas...
Sambut Gelaran Munas Kadin, Kendari Siap Perketat Prokes
Bandel Munas Kadin Tetap...
Bandel Munas Kadin Tetap Digelar, Awas Kena Covid!
Akomodir Kepentingan...
Akomodir Kepentingan Daerah, Kadin Jabar Dukung Arsjad Rasjid
Arsyad Rasyid: UMKM...
Arsyad Rasyid: UMKM Lokal Kunci Pembangunan Ekonomi Daerah
Konvensi ALB KADIN Digelar...
Konvensi ALB KADIN Digelar Besok secara Daring
Rosan, Arsjad dan Anin...
Rosan, Arsjad dan Anin Puas dengan Hasil Munas KADIN
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
8 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
9 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
11 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
13 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
14 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
15 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved