USD Sentuh Posisi Terendah, Rupiah Ditutup malah Loyo

Rabu, 22 Maret 2017 - 17:09 WIB
USD Sentuh Posisi Terendah,...
USD Sentuh Posisi Terendah, Rupiah Ditutup malah Loyo
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan hari ini masih sulit keluar dari tekanan, untuk tetap berada di kisaran Rp13.320/USD. Tren pelemahan mata uang Garuda terjadi saat USD semakin terpuruk terhadap yen hingga menyentuh posisi terendah.

Posisi rupiah menurut Yahoo Finance pada hari ini ditutup di level Rp13.328/USD atau merosot cukup dalam dari posisi sebelumnya di level Rp13.300/USD. Rupiah bergerak dengan kisaran harian Rp13.307-Rp13.352/USD.

Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada level Rp13.335/USD. Posisi ini memburuk dari posisi sebelumnya yang berada di level Rp13.308/USD.

Data Bloomberg menunjukkan rupiah berakhir pada posisi Rp13.329/USD atau tidak lebih baik dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.319/USD. Pergerakan rupiah awal pekan berada pada kisaran level Rp13.321-Rp13.352/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Rabu (22/3/2017) USD anjlok ke posisi terendah dalam empat bulan terhadap yen, yang menjadi incaran investor untuk menjadi investasi aman. Tercatat USD jatuh mencapai 0,4% menjadi 111.25 di tengah pembicaraan terkait jaminan kesehatan pada kongres Amerika tengah pekan ini.

Sementara pada perdagangan sore tengah pekan hari ini, euro lebih rendah 0,2% menjadi 1.0790 melawan USD, setelah sebelumnya bergerak variatif. Bahkan kemarin, euro tembus posisi tertinggi sejak 2 Februari di level 1.0819 dipicu sentimen debat Presiden Perancis di mana pelaku pasar melihat calon Presiden yang merupakan mantan Menteri Ekonomi, Macron, berpeluang memenangi Pilpres.

Catatan Commerzbank kepada klien menerangkan bahwa mereka skeptis tentang kemampuan euro untuk melakukan rally lanjutan. "Saya ragu bahwa investor akan mengambil risiko, bila melihat kondisi politik Eropa. Jejak pendapatan dan pandangan para ahli mengenai pemilu sangat buruk. Contohnya Hilary Clinton telah muncul sebagai pemenang atas Trump saat perdebatan. Saya yakin bukan satu-satunya yang mengingat hal tersebut," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
5 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
5 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
6 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
6 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
7 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
7 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved