Sri Mulyani: Populasi Perkotaan di Indonesia Salah Satu Tertinggi

Senin, 27 Maret 2017 - 12:46 WIB
Sri Mulyani: Populasi...
Sri Mulyani: Populasi Perkotaan di Indonesia Salah Satu Tertinggi
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indawati menerangkan populasi penduduk daerah perkotaan di Indonesia tumbuh sangat tinggi dan diperkirakan akan terus meningkat. Kondisi ini menurutnya menjadi salah satu sinyal bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini terbilang sehat, namun imbasnya mempengaruhi urbanisasi di perkotaan.

Dia menambahkan pertumbuhan populasi di daerah perkotaan merupakan salah satu yang tertinggi jika dibandingkan dengan negara-negara lain, bahkan dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Hal itu berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

"Indonesia tetap bisa tumbuh cukup tinggi, implikasinya juga dari sisi domestik demand ini adalah bahwa masyarakat kita menjadi lebih baik kondisi ekonominya. Ini terlihat dan menjadi salah satu faktor yang memperkuat, yaitu dari faktor urbanisasi," kata Sri Mulyani di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (27/3/2017).

Indonesia, jumlah populasi yang tinggal di perkotaan atau di urban area, saat ini, lanjutnya sebesar 52% dan diperkirakan akan meningkat mendekati 68%. Jika pertumbuhan populasi urban Indonesia terus meningkat, maka bukan hal yang mustahil Indonesia akan memiliki ekonomi sebaik RRT.

"RRT itu, menjadi salah satu negara yang ekonominya selama 30 tahun meningkat sangat tinggi, itu juga karena faktor urbanisasi. India, termasuk yang melakukan juga urbanisasi," kata dia.

Maka, dengan adanya fenomena urbanisasi tersebut, lambat laun, negara-negara lain mulai mengikuti. Disemua negara, yang biasanya mengalami ekonomi pasang surut, mereka akan mengalami low, kemudian menjadi middle, dan menjadi high income country, dan itu ada proses di dalamnya yakni proses perubahan status ekonomi.

"Proses perubahan ekonomi itu selalu disertai dengan proses urbanisasi. Dan di India, pertumbuhan dari urban population itu adalah 3,1%. Bayangkan Indonesia bisa tumbuh cepat 4,1%. Ini menggambarkan bahwa daerah perkotaan menjadi penuh sesak, dan kebutuhan akan menjadi sangat penting," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ibu Kota Baru Dinilai...
Ibu Kota Baru Dinilai Harus Benar-benar Perhatikan Politik-Ekonomi
Bappenas Tegaskan Pemindahan...
Bappenas Tegaskan Pemindahan IKN Wujudkan Pemerataan Ekonomi
Menteri PPN: Ibu Kota...
Menteri PPN: Ibu Kota Baru Dibangun untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Kawasan Timur
IKN Nusantara Diyakini...
IKN Nusantara Diyakini Bakal Gerakkan Banyak Sektor Ekonomi
Istana Negara Segera...
Istana Negara Segera Dibangun di Ibu Kota Baru RI
Ibu Kota Negara Pindah,...
Ibu Kota Negara Pindah, Politikus Gerindra Minta Jakarta Jadi Pusat Keuangan dan Bisnis
Berita Terkini
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
34 menit yang lalu
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
2 jam yang lalu
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
10 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
10 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
11 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved