Jokowi Pede PDB RI Bisa Tembus USD9,1 Triliun

Senin, 27 Maret 2017 - 13:44 WIB
Jokowi Pede PDB RI Bisa...
Jokowi Pede PDB RI Bisa Tembus USD9,1 Triliun
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meyakini Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2045 bisa mencapai USD9,1 triliun atau sekitar Rp120.000 triliun pada saat Indonesia berumur 100 tahun di 2045. Padahal, saat ini PDB Indonesia baru mencapai Rp13.000 triliun.

Dia menjelaskan, untuk mencapai hal tersebut ada tiga tahapan yang harus dilalui Indonesia. Pertama, sebagai pondasi dasarnya adalah pembangunan infrastruktur secara masif dan besar-besaran.‎ Pembangunan infrastruktur akan digenjot di 10 tahun pertama sebelum HUT Indonesia ke-100.

"Karena ini yang akan memperkuat competitiveness kita, biaya logistik lebih murah. Yang berkaitan dengan listrik, jalan tol juga sama. Kita bekerja tiga shift, yang berkaitan dengan airport, jalur kereta api, pelabuhan juga sama. Di Kuala Tanjung, Makassar New Port, Tanjung Priok, Sorong. Tanpa itu jangan berharap kita bisa bersaing di era keterbukaan yang tidak bisa kita hambat lagi," katanya dalam Pembukaan Rakernas Hipmi di Hotel The Ritz Carlton, Jakarta, Senin (27/3/2017).
‎‎
Kemudian pada tahapan kedua, sambung mantan Gubernur DKI Jakarta ini, Indonesia harus masuk pada era industri pengolahan. Era ini akan digenjot di 10 tahun ke-2 sebelum 2045.

"Jangan kita sekali-kali pada 10 tahun kedua masih berjualan bahan mentah atau raw material. Stop. Semuanya harus barang minimal setengah jadi agar kita bisa ekspor barang jadi semua," imbuh dia.‎

Selanjutnya di 10 tahun terakhir sebelum ‎2045, lanjut Jokowi, Indonesia harus sudah masuk secara masif pada industri jasa. Meskipun begitu, mantan Walikota Solo ini berharap Indonesia sudah bisa masuk secara perlahan pada industri jasa.

"Sekarang pun harus dimulai. Tapi besar-besaran pada tahun-tahun tadi. Kekuatan kita sebetulnya kekuatan alam kita. Sekarang kita baru proses bangun 10 destinasi wisata baru. Karena hampir semua tempat, seperti Danau Toba, Morotai, fasilitas belum ada yang dikelola profesional," tuturnya.

‎Dengan cara tersebut, Jokowi percaya PDB sebesar Rp120 ribu triliun akan dapat tercapai. Terlebih, pada 2045 nanti, jumlah penduduk Indonesia akan mencapai 309 juta jiwa. ‎Selain itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun tersebut diperkirakan akan mencapai 6%, serta pendapatan per kapita bisa mencapai USD29 ribu. Saat ini, pendapatan per kapita Indonesia baru sekitar USD3.500.

"Dan hitung-hitungan kami di 2045 Indonesia akan jadi ekonomi 4 besar di dunia. Saya percaya hitungan itu. Karena yang ngitung sudah jago ekonomi. Siapa yang meragukan bu Sri Mulyani, siapa yang meragukan pak Darmin nasution. Ini kelas internasional semua. Yang ngitung bukan saya, yang ngitung pakar-pakar yang kelasnya internasional," tandasnya.‎
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Apresiasi Relokasi Investasi...
Apresiasi Relokasi Investasi ke RI, Jokowi Ajak Jepang Gabung Sovereign Wealth Fund
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Presiden Joko Widodo...
Presiden Joko Widodo Puji Respons Cepat DPD RI
Infrastruktur yang Dibangun...
Infrastruktur yang Dibangun Jokowi Dinilai Bawa Optimisme Ekonomi
Jokowi Akui Pertumbuhan...
Jokowi Akui Pertumbuhan Ekonomi Akan Terkoreksi Tajam di Depan DPR
Jokowi Yakin UU Cipta...
Jokowi Yakin UU Cipta Kerja Dorong Ekonomi Digital Tumbuh Pesat
Berita Terkini
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
4 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
15 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
39 menit yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
49 menit yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
1 jam yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved