Menkeu Sebut Negara Bergantung pada Pegawai Pajak

Selasa, 28 Maret 2017 - 11:19 WIB
Menkeu Sebut Negara...
Menkeu Sebut Negara Bergantung pada Pegawai Pajak
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan, negara saat ini sangat bergantung pada sikap dan komitmen dari semua pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Pasalnya, ketika periode tax amnesty berakhir, pemerintah khususnya Kemenkeu akan melakukan fungsi penerimaan pajak sesuai aturan dengan lebih baik.

Menurutnya, dalam tiga tahun terakhir ini, penerimaan negara dari sektor pajak tidak pernah tercapai target, bahkan di bawah 90% dari target yang ditetapkan.

"Untuk DJP, target penerimaan tidak tercapai selama tiga tahun berturut. Amnesti pajak akan berakhir. Kita akan mulai periode untuk pajak lakukan fungsi penerimaan pajak sesuai aturan. Banyak posisi yang dilantik, penting sebagai kepala kantor, kepala bukti permulaan, bukti penyelidikan yang semuanya mata rantai penting dalam kumpulkan data. Saking pentingnya, negara bergantung pada sikap Anda," kata dia, Jakarta, Senin (27/3/2017) malam.

Baik buruknya Indonesia sangat ditentukan oleh kredibilitas pejabat-pejabat dalam negerinya, apakah mereka aparat yang profesional atau yang suka korupsi.

"Kita akan selalu menerima penilaian dari negara lain apakah negara ini akan dapat reputasi yang bersih, Indonesia dikenal sebagai negara dengan aparat profesional, atau reputasi sebagai negara korup? Itu semua tergantung pegawainya semua pegawai pajak rata-rata sering bertemu wajib pajak dan menjadi wajah utama," tutur Sri.

Maka, dia tidak ingin mendengar ada staf dan pejabat yang merasa bisa bekerja sendiri apalagi melakukan hal-hal yang tidak seharusnya. Dia juga meminta tim reformasi untuk melakukan bussines proses.

"Petugas pajak tidak dibolehkan bekerja di luar kantor. Tidak ada kepala kantor apakah pemerika atau apapun, lakukan pertemuan dengan WP di luar ruangan kantor," lanjutnya.

Dia juga meminta agar seluruh kantor diawasi, namun bukan diintimidasi serta mendorong staf DJP untuk ambisius dan optimistis dalam bekerja dengan confident namun tetap proper. "Dan WP tetap punya hak mereka yang harus kita hormati," pungkas Sri.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Sri Mulyani Kantongi...
Sri Mulyani Kantongi Rp3,92 Triliun dari Pajak Digital
Sri Mulyani Resmi Tarik...
Sri Mulyani Resmi Tarik Pajak Pengguna WeTransfer & OffGamers
Sri Mulyani Diminta...
Sri Mulyani Diminta Tak Usik Dunia Usaha dengan Revisi Target Pajak
Megawati Dukung Sri...
Megawati Dukung Sri Mulyani Bersih-bersih Ditjen Pajak
Sri Mulyani: Tukang...
Sri Mulyani: Tukang Pulsa Tidak Dipajaki, tapi Distributornya Iya!
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
9 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
10 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
11 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
12 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
13 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
14 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved