IHSG Melompat 51,31 Poin, Bursa Asia Variatif Imbas Pasal 50 Brexit
Rabu, 29 Maret 2017 - 16:34 WIB
IHSG Melompat 51,31 Poin, Bursa Asia Variatif Imbas Pasal 50 Brexit
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Rabu (29/3/2017) melompat 51,31 poin atau 0,93% ke level 5.592,51 poin.
Sebelumnya, pada awal perdagangan, indeks dibuka naik 11,58 poin atau 0,21% ke level 5.552,78. Sepanjang Rabu ini, IHSG diperdagangkan di kisaran 5.552,78-5.592,78.
Sembilan sektor saham menguat, dengan aneka industri berotot hingga 2,56%, diikuti saham perkebunan yang naik 1,93%. Sementara sektor saham perdagangan melemah dengan turun 0,36%.
Dari 451 saham yang diperdagangkan, 197 menguat, 136 tertekan, dan 118 stagnan. Nilai transaksi saham mencapai Rp7,97 triliun dari 10,32 miliar saham yang diperdagangkan.
Transaksi bersih asing sebesar Rp912,44 miliar dengan aksi jual asing Rp2,92 triliun berbanding aksi beli asing Rp3,84 triliun. Net buy sebesar Rp912,44 miliar ini membuktikan kepercayaan investor terhadap pasar modal di Indonesia berada di jalur positif, sehingga mengerek IHSG hari ini.
Sementara itu, pasar Asia berakhir variatif menyusul keputusan keputusan Perdana Menteri Inggris Theresa May yang meneken Pasal 50, dimana perjanjian dan hukum Uni Eropa sudah tidak berlaku lagi di Inggris. Hal ini menurut investor mempengaruhi kelompok usaha Asia di Inggris.
Melansir dari CNBC, penerapan Brexit ini membuat bursa saham Asia bergelombang. Nikkei 225 Jepang ditutup naik 0,08% atau 14,6 poin menjadi 19.217,48. Naiknya bursa Jepang imbas data penjualan ritel bulan Februari yang naik 0,1% dibanding Januari.
Patokan Australia ASX 200 ditutup naik 0,9% atau 52,3 poin ke 5.873,5. Di Korea Selatan, indeks Kospi ditutup naik 0,17% atau 3,7 poin pada 2.166,98. Kenaikan saham Samsung sebesar 0,72%, seiring rencana peluncuran Galaxy S8 telah mendongkrak Kospi.
Sedangkan bursa China ditutup rendah, dengan Shanghai turun 0,36% atau 11,6 poin pada 3.241,3 dan Shenzhen berakhir rendah 0,73% atau 14,8 poin ke 2.019,39. Indeks Hang Seng Hong Kong berakhir hampir datar pada pukul 15:00 HK/SIN.
Sebelumnya, pada awal perdagangan, indeks dibuka naik 11,58 poin atau 0,21% ke level 5.552,78. Sepanjang Rabu ini, IHSG diperdagangkan di kisaran 5.552,78-5.592,78.
Sembilan sektor saham menguat, dengan aneka industri berotot hingga 2,56%, diikuti saham perkebunan yang naik 1,93%. Sementara sektor saham perdagangan melemah dengan turun 0,36%.
Dari 451 saham yang diperdagangkan, 197 menguat, 136 tertekan, dan 118 stagnan. Nilai transaksi saham mencapai Rp7,97 triliun dari 10,32 miliar saham yang diperdagangkan.
Transaksi bersih asing sebesar Rp912,44 miliar dengan aksi jual asing Rp2,92 triliun berbanding aksi beli asing Rp3,84 triliun. Net buy sebesar Rp912,44 miliar ini membuktikan kepercayaan investor terhadap pasar modal di Indonesia berada di jalur positif, sehingga mengerek IHSG hari ini.
Sementara itu, pasar Asia berakhir variatif menyusul keputusan keputusan Perdana Menteri Inggris Theresa May yang meneken Pasal 50, dimana perjanjian dan hukum Uni Eropa sudah tidak berlaku lagi di Inggris. Hal ini menurut investor mempengaruhi kelompok usaha Asia di Inggris.
Melansir dari CNBC, penerapan Brexit ini membuat bursa saham Asia bergelombang. Nikkei 225 Jepang ditutup naik 0,08% atau 14,6 poin menjadi 19.217,48. Naiknya bursa Jepang imbas data penjualan ritel bulan Februari yang naik 0,1% dibanding Januari.
Patokan Australia ASX 200 ditutup naik 0,9% atau 52,3 poin ke 5.873,5. Di Korea Selatan, indeks Kospi ditutup naik 0,17% atau 3,7 poin pada 2.166,98. Kenaikan saham Samsung sebesar 0,72%, seiring rencana peluncuran Galaxy S8 telah mendongkrak Kospi.
Sedangkan bursa China ditutup rendah, dengan Shanghai turun 0,36% atau 11,6 poin pada 3.241,3 dan Shenzhen berakhir rendah 0,73% atau 14,8 poin ke 2.019,39. Indeks Hang Seng Hong Kong berakhir hampir datar pada pukul 15:00 HK/SIN.
(ven)
Lihat Juga :