Ekonomi AS di Akhir 2016 Tumbuh Lebih Cepat

Jum'at, 31 Maret 2017 - 13:20 WIB
Ekonomi AS di Akhir...
Ekonomi AS di Akhir 2016 Tumbuh Lebih Cepat
A A A
NEW YORK - Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) pada akhir tahun 2016 tercatat lebih cepat dari perkiraan sebelumnya, seperti yang terlihat pada data terbaru. Seperti disampaikan Departemen Perdagangan ekonomi tahunan AS di kuartal keempat tahun kemarin tercatat tumbuh ke level 2,1%, atau lebih baik dari prediksi sebelumnya yakni 1,9%.

Seperti dilansir BBC, Jumat (31/3/2017) sektor consumer menyumbang sekitar dua pertiga dari kegiatan ekonomi AS, ketika belanja konsumen lebih kuat daripada perkiraan awal. Meski begitu ekonomi AS masih cenderung melambat dibandingkan dengan pertumbuhan kuartal ketiga pada level 3,5%. Ditambah revisi tidak mengubah tingkat pertumbuhan sepanjang 2016, yang tetap tertahan di posisi 1,6% atau yang paling lambat sejak 2011.

Perlambatan pertumbuhan ekonomi AS diyakini akan membuat Presiden AS Donald Trump lebih sulit untuk memenuhi janjinya mengangkat pertumbuhan PDB 4%, lewat pemangkasan pajak dan investasi infrastruktur. Terakhir kali ekonomi Amerika tumbuh pada level tertinggi ini yakni pada tahun 2000, di level 4,1%.

"Banyak ekonom terkemuka berpendapat bahwa ekspansi PDB saat ini berada pada level normal. Angka ini harus dilihat cukup kuat. Apakah Presiden melakukan hal yang tepat, ini masih harus dilihat, Tapi secara umum ekonomi AS tampaknya berada dalam kondisi baik didukung kepercayaan konsumen yang kuat dan data positif ketenagakerjaan dalam beberapa pekan terakhir," ucap Dennis de Jong dari UFX.com.

Sebelumnya pada kuartal ketiga 2016, ekonomi terbesar di dunia tersebut tumbuh sebesar 3,2% dalam tiga bulan sampai September, atau mengalami kenaikan dari prediksi sebelumnya 2,9%. Posisi ini juga melewati tingkat pertumbuhan kuartal kedua yakni 1,4% dimana ekonom sebelumnya memperkirakan pertumbuhan ada pada level 3%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
3 Sinyal Ekonomi Amerika...
3 Sinyal Ekonomi Amerika Serikat di Ambang Resesi
Gawat! Amerika Serikat...
Gawat! Amerika Serikat Berada di Tepi Jurang Resesi Ekonomi
Temui Bos Perusahaan...
Temui Bos Perusahaan Raksasa di AS, Presiden Prabowo: Mereka Percaya dengan Ekonomi Indonesia
Survei Ungkap Kondisi...
Survei Ungkap Kondisi Keuangan Mayoritas Orang Amerika Memburuk
Wisatawan Asing Mulai...
Wisatawan Asing Mulai Berkurang, Ekonomi AS Diprediksi Rugi Rp1.511 Triliun
Ekonomi AS Panas Dingin...
Ekonomi AS Panas Dingin Diterpa Panasnya Suasana Pemilihan Presiden
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
3 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
4 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
4 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
4 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
5 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
5 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved