Rupiah Berakhir Menyusut di Awal Pekan, USD Naik Tipis
Senin, 03 April 2017 - 17:13 WIB
Rupiah Berakhir Menyusut di Awal Pekan, USD Naik Tipis
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan awal pekan hari ini berakhir menyusut, saat mata uang negeri Paman Sam naik tipis. Membaiknya USD di tengah penantian investor terhadap kekuatan ekonomi AS dan kecepatan kenaikan suku bunga acuan.
Posisi rupiah menurut Yahoo Finance pada hari ini ditutup mendatar pada level Rp13.320/USD atau tidak berubah dari posisi penutupan akhir pekan kemarin. Rupiah sendiri pada awal pekan hari ini bergerak dengan kisaran Rp13.306 -Rp13.331/USD.
Data SINDOnews bersumber dari Limas rupiah hingga perdagangan sore berada di level Rp13.332/USD. Rupiah terlihat semakin tenggelam setelah sebelumnya berakhir pada posisi Rp13.330/USD.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah juga berada dalam zona negatif di level Rp13.325/USD atau tidak lebih baik dibandingkan sebelumnya Rp13.322/USD. Pergerakan harian rupiah berada pada kisaran level Rp13.314-Rp13.329/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada level Rp13.324/USD. Posisi ini menyusut dari posisi akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.321/USD.
Seperti dilansir Reuters, Senin (3/4/2017) indeks USD yang mengukur nilai terhadap beberapa mata uang utama lainnya tercatat mengalami kenaikan tidak terlalu besar mencapai 0,15% di 100.49. Posisi ini lebih baik dari posisi terendah dalam empat bulan pada pekan lalu.
Sementara euro merangkak naik 0,2 persen menjadi USD1.0679, atau membaik dari posisi terendah dalam dua pekan pada Jumat, kemarin. "Dolar mendapat dukungan beberapa pekan terakhir hingga akhir bulan dan bangkit dari posisi terendah. Tapi secara keseluruhan tekanan masih ada dan tidak berubah," ucap Kepala Strategi Valuta Asing Daiwa Securities Mitsuo Imaizumi.
Ekonom yang disurvei oleh Reuters memprediksi ekonomi AS akan membuka sekitar 180.000 pekerjaan pada bulan Maret. Sedangkan terhadap yen, USD berdiri di level 111.34, atau hampir mendatar di bawah posisi puncak pada akhir pekan kemarin 112.19.
Posisi rupiah menurut Yahoo Finance pada hari ini ditutup mendatar pada level Rp13.320/USD atau tidak berubah dari posisi penutupan akhir pekan kemarin. Rupiah sendiri pada awal pekan hari ini bergerak dengan kisaran Rp13.306 -Rp13.331/USD.
Data SINDOnews bersumber dari Limas rupiah hingga perdagangan sore berada di level Rp13.332/USD. Rupiah terlihat semakin tenggelam setelah sebelumnya berakhir pada posisi Rp13.330/USD.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah juga berada dalam zona negatif di level Rp13.325/USD atau tidak lebih baik dibandingkan sebelumnya Rp13.322/USD. Pergerakan harian rupiah berada pada kisaran level Rp13.314-Rp13.329/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada level Rp13.324/USD. Posisi ini menyusut dari posisi akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.321/USD.
Seperti dilansir Reuters, Senin (3/4/2017) indeks USD yang mengukur nilai terhadap beberapa mata uang utama lainnya tercatat mengalami kenaikan tidak terlalu besar mencapai 0,15% di 100.49. Posisi ini lebih baik dari posisi terendah dalam empat bulan pada pekan lalu.
Sementara euro merangkak naik 0,2 persen menjadi USD1.0679, atau membaik dari posisi terendah dalam dua pekan pada Jumat, kemarin. "Dolar mendapat dukungan beberapa pekan terakhir hingga akhir bulan dan bangkit dari posisi terendah. Tapi secara keseluruhan tekanan masih ada dan tidak berubah," ucap Kepala Strategi Valuta Asing Daiwa Securities Mitsuo Imaizumi.
Ekonom yang disurvei oleh Reuters memprediksi ekonomi AS akan membuka sekitar 180.000 pekerjaan pada bulan Maret. Sedangkan terhadap yen, USD berdiri di level 111.34, atau hampir mendatar di bawah posisi puncak pada akhir pekan kemarin 112.19.
(akr)