CT: Teknologi Berpotensi Ciptakan Pengangguran Besar-besaran

Selasa, 04 April 2017 - 13:57 WIB
CT: Teknologi Berpotensi...
CT: Teknologi Berpotensi Ciptakan Pengangguran Besar-besaran
A A A
JAKARTA - Mantan Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian ‎Chairul Tanjung (CT) mengungkapkan bahwa kemajuan teknologi perlu disikapi secara serius. Karena kecanggihan teknologi tersebut bisa berpotensi menciptakan pengangguran (unemployement) dalam jumlah yang besar.

Dia menuturkan, saat ini Indonesia tengah digandrungi dengan bisnis berbasis daring (e-commerce). Jika kedepannya e-commerce sudah semakin ‎dikenal masyarakat, maka besar kemungkinan akan tercipta pengangguran-pengangguran baru di Indonesia.

‎"Karena mereka yang tadinya bekerja jaga warung tiba-tiba warung enggak bisa bersiang. Ini akan jadi isu luar biasa juga," katanya dalam Launching Buku 'Menuju Ketangguhan Ekonomi' di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (4/4/2017).

Menurutnya, saat ini Indonesia mengalami perubahan yang tidak pernah disangka akan terjadi. Indonesia tengah mengalami revolusi industri ke-4 dimana fungsi manusia akan tergantikan oleh teknologi.

"‎Lima tahun lalu tidak ada yang menyangka sebuah perusahaan taksi terbesar dunia tidak punya taksi walau satu. Tidak pernah menyangka waktu IPO Blue Bird, sahamnya akan turun sedemikian rupa. Tiba-tiba masuk taksi online berubah. Tidak ada yang menyangka bahwa perusahaan ritel terbesar di dunia ternyata enggak punya toko walau satu," tuturnya.

Bos CT Corp ini mengatakan, di masa yang akan datang bukan tidak mungkin akan ada mobil tanpa supir, bahkan pesawat tanpa pilot. Hal ini tentu akan menjadi dilema, karena akan membuat orang-orang yang bekerja di bidang tersebut kehilangan pekerjaan.

"Fungsi manusia akan diganti robot, otomation. Kalau kita tidak melakukan perubahan, maka kesenjangan akan makin lebar. Karena sebuah proses revolusi yang terjadi ini," ucapnya.

Untuk mengatasi ini, tambah CT, kuncinya adalah Indonesia harus melakukan perubahan luar biasa dengan menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang kreatif, inovatif, dan berjiwa wirausaha (entrepreneurship). Sebab, manusia yang kreatif dan inovatif lah yang akan mampu mengalahkan kecanggihan teknologi tersebut.

"Itulah yang bisa mengalahkan teknologi, karena SDM yang kreatif, inovatif dan entrepreneurship akan mampu menciptakan teknologi, otomasi dan robot itu sendiri. ‎Bayangkan satu orang seperti Mark Zuckerberg dalam waktu singkat bisa mengakumulasi kekayaan luar biasa. Kenapa? Karena dia menguasai yang namanya inovasi, kreatifitas dan entrepreneurship‎," tandas CT.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Langkah E-commerce Dorong...
Langkah E-commerce Dorong UMKM Memaksimalkan Teknologi Digital
Teknologi Live Streaming...
Teknologi Live Streaming Huawei Manjakan Pedagang E-Commerce
Ramaikan Pasar e-commerce,...
Ramaikan Pasar e-commerce, Market America Worldwide | SHOP.COM Resmi Masuk Indonesia
Waspada, Social Commerce...
Waspada, Social Commerce Bakal Digerus AI Commerce
Ipsos 2025 Membedah:...
Ipsos 2025 Membedah: Bagaimana UMKM dan Brand Lokal Berjuang di Arena E-Commerce?
ABC Berdayakan Para...
ABC Berdayakan Para Ibu Melalui Social Commerce
Berita Terkini
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
33 menit yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
45 menit yang lalu
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
1 jam yang lalu
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
1 jam yang lalu
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
1 jam yang lalu
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
2 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 10...
Kaleidoskop 2025: 10 Peristiwa Teknologi Paling Menonjol di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved