IHSG Tengah Pekan Diperkirakan Berada di Bawah Tekanan
Rabu, 05 April 2017 - 08:44 WIB
IHSG Tengah Pekan Diperkirakan Berada di Bawah Tekanan
A
A
A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan cenderung bergerak mixed. Analis Reliance Securities Lanjar Nafi menerangkan bursa saham Tanah Air akan tertekan dengan range pergerakan 5.588-5.654.
Dia menambahkan IHSG menguat optimis secara teknikal setelah kembali berhasil break out all time high level. Formasi butterfly harmonic pattern terlihat dengan target wing awal terlah tercapai di level 5.625 dengan Ratio Fibo 127,2% dan target selanjutnya jika IHSG kembali optimis dilevel 5.790 dengan ratio 161,8%.
"Level saat ini untuk IHSG cenderung rawak koreksi mengingat target wing butterfly harmonic pattern yang sudah cukup ideal. MA7 akan sebagai sebagi support yang cukup kuat sebagai konfirmasi awal terjadi koreksi dilevel 5.588," ujarnya di Jakarta, Rabu (5/4/2017).
Sementara, IHSG kemarin pun melanjutkan penguatannya dengan ditutup naik 45,03 poin sebesar 0,80% di level 5.651,82 dengan volume yang cenderung moderate. Indeks sektor pertambangan menjadi idola dengan menguat 3,59% pada hari ini akibat spekulasi peningkatan permintaan dikarenakan terganggunya distribusi dan penambahan permintaan batu bara di AS.
Data ekonomi Indonesia yang rilis di atas ekspektasi pada awal bulan mampu memberikan hawa optimis pada investor dimana indeks manufaktur meningkat 50,5 dari 49,3. "Tingkat inflasi tahunan terkendali 3,61% dari 3,83% serta perkiraan indeks kepercayaan konsumen Indonesia akan meningkat 117,7 dari 117,1. Investor asing pun melakukan aksi beli sebesar Rp616,31 miliar," pungkasnya.
Dia menambahkan IHSG menguat optimis secara teknikal setelah kembali berhasil break out all time high level. Formasi butterfly harmonic pattern terlihat dengan target wing awal terlah tercapai di level 5.625 dengan Ratio Fibo 127,2% dan target selanjutnya jika IHSG kembali optimis dilevel 5.790 dengan ratio 161,8%.
"Level saat ini untuk IHSG cenderung rawak koreksi mengingat target wing butterfly harmonic pattern yang sudah cukup ideal. MA7 akan sebagai sebagi support yang cukup kuat sebagai konfirmasi awal terjadi koreksi dilevel 5.588," ujarnya di Jakarta, Rabu (5/4/2017).
Sementara, IHSG kemarin pun melanjutkan penguatannya dengan ditutup naik 45,03 poin sebesar 0,80% di level 5.651,82 dengan volume yang cenderung moderate. Indeks sektor pertambangan menjadi idola dengan menguat 3,59% pada hari ini akibat spekulasi peningkatan permintaan dikarenakan terganggunya distribusi dan penambahan permintaan batu bara di AS.
Data ekonomi Indonesia yang rilis di atas ekspektasi pada awal bulan mampu memberikan hawa optimis pada investor dimana indeks manufaktur meningkat 50,5 dari 49,3. "Tingkat inflasi tahunan terkendali 3,61% dari 3,83% serta perkiraan indeks kepercayaan konsumen Indonesia akan meningkat 117,7 dari 117,1. Investor asing pun melakukan aksi beli sebesar Rp616,31 miliar," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :